Analogi Handphone dalam Politik: Herman Deru Ungkap Kriteria Pemimpin Ideal

AKURAT.CO SUMSEL Bakal calon Gubernur Sumsel, Herman Deru mengibaratkan proses memilih pemimpin dengan memilih handphone.
Herman Deru, yang menjabat sebagai Gubernur Sumsel periode 2018-2023, menekankan pentingnya pemimpin yang dekat dengan masyarakat tanpa ada "benteng" pemisah.
Ia menyebutkan, pemimpin harus bisa diakses oleh masyarakat, serupa dengan bagaimana orang memilih handphone yang memiliki tampilan menarik dan fitur lengkap.
"Memilih pemimpin tidak berbeda dengan memilih handphone. Kenapa menyebar baliho dengan foto terbaik? Tujuannya untuk disukai, jadi casing (tampilan) itu penting. Orang yang mencari handphone ingin produk terbaru, sama seperti memilih pemimpin," ujar Herman Deru. Sabtu (8/6/2024).
Menurutnya, selain tampilan, fitur lengkap juga menjadi pertimbangan penting. Hal ini ia kaitkan dengan kemampuan pemimpin untuk memahami berbagai kebutuhan dan bahasa masyarakat.
"Seperti tim EMAS yang membawa HDCU dengan berbagai bahasa. Kalau yang beli handphone bisa menenangkan penggunanya, begitu pula pemimpin harus bisa menenangkan rakyatnya," tambahnya.
Baca Juga: Herman Deru dan Cik Ujang Resmi Bentuk Tim Keluarga dan Relawan Pemenangan Pilgub Sumsel 2024
Herman Deru juga menekankan pentingnya sinyal kuat dalam handphone, yang ia bandingkan dengan kemampuan pemimpin untuk tetap terhubung dan mendengarkan aspirasi rakyat.
Ia menyebutkan survei yang menunjukkan tingginya elektabilitas dirinya dan pasangannya, Cik Ujang, karena kedekatan mereka dengan masyarakat.
"Penyebab utama responden menyukai pasangan HDCU adalah karena kami dekat dengan masyarakat, tidak ada jarak atau benteng. Ini terbukti dari hasil survei," katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya ketahanan dan stamina pemimpin, mengibaratkannya dengan daya tahan baterai handphone yang harus tahan lama.
"Percuma handphone bagus dengan pulsa banyak dan sinyal kuat tapi baterainya cepat habis. Kita butuh pemimpin yang punya stamina menghadapi masyarakat, bukan yang pasif," jelasnya.
Herman Deru mengingatkan tim pemenangan yang telah ia kukuhkan untuk tetap berjuang dengan cara-cara yang sesuai dengan budaya timur dan tidak lengah menjelang hari pencoblosan yang tinggal sekitar 170 hari lagi.
"Meskipun data ilmiah menunjukkan survei tertinggi untuk HDCU, kita tidak boleh lengah. Masih ada 20 persen pemilih yang belum menentukan pilihan, ini adalah peluang besar untuk menambah kemenangan," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









