Agus Fatoni: Program Optimalisasi Lahan Rawa Sumsel Dorong Peningkatan Produksi Pangan

AKURAT.CO SUMSEL Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, menyatakan bahwa provinsi ini memiliki lahan rawa seluas 3,36 juta hektar.
Keunggulan spesifik lahan rawa, seperti kemampuannya menghasilkan padi saat musim kemarau, menjadi potensi besar yang perlu dioptimalkan.
Agus Fatoni menekankan bahwa lahan rawa dapat ditingkatkan produktivitasnya melalui pengembangan infrastruktur air dan lahan, mekanisasi pertanian pra tanam dan pasca panen, serta penyediaan sarana produksi.
"Peningkatan produksi pangan di lahan rawa belum dilakukan secara optimal. Oleh karena itu, program optimalisasi lahan rawa dari Kementan sangat membantu petani dalam meningkatkan produktivitas panen dan kesejahteraan petani di Sumsel," ujar Agus Fatoni, Jumat (1/3/2024).
Pj Gubernur menyampaikan bahwa dalam tiga bulan pertama, mereka akan mengoptimalkan seratus lahan rawa.
Baca Juga: Pj Gubernur Fatoni Minta Sistem e-BLUD Segera Diterapkan dalam Pusat Pelayanan Umum di Sumsel
Dengan luas lahan yang mencukupi, Sumsel siap untuk menggarap lebih banyak lagi lahan rawa yang ada.
“Pak Menteri 3 bulan awal ini kami akan optimalkan seratus ini. Lahan Sumsel cukup luas dan kita siap garap lebih luas lagi lahan rawa yang ada,” jelasnya.
Program optimalisasi lahan rawa di Sumsel diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Sebagai informasi, lahan sawah rawa di Sumsel seluas 340.486 hektar dan pada tahun 2024 ini kegiatan Optimasi Lahan Rawa seluas 98.400 hekta yang berada di Kabupten Banyuasin 22 ribu hektar, Kabupaten Ogan Komering Ilir 65 ribu hektar, Kabupaten OKU Timur 5 ribu hektar, Kabupaten Ogan Ilir 4 ribu hektar dan Kabupaten Muara Enim 2.400 hektar. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









