Sumsel

Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Musi Palembang

Haris Ma'ani | 19 Juni 2024, 13:54 WIB
Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Musi Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Penemuan mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di Sungai Musi membaut warga di sekitar Jembatan Musi IV, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) 2 Palembang heboh.

Mayat tersebut ditemukan pada Selasa (18/6/2024) sekitar pukul 22.30 WIB.

Mayat yang ditemukan tersebut mengenakan kaos oblong abu-abu dan celana pendek coklat.

Ciri-ciri lainnya adalah rambut hitam lurus pendek, berbadan gempal dengan tinggi sekitar 160 cm. Korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah, melalui Kanit Identifikasi Iptu Agus Wijaya, mengkonfirmasi penemuan mayat tersebut.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat yang bernama M Rizki Putra yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian, kami mendapat informasi mengenai mayat yang mengapung tanpa identitas. Kami segera menuju ke TKP," ujar Iptu Agus Wijaya, Rabu (19/6/2024).

Setelah berkoordinasi dengan tim INAFIS Polrestabes Palembang, mayat tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Manfaat Kuning Telur yang Jarang Diketahui untuk Kecantikan Beserta Cara membuatnya

"Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk memeriksa ke kamar mayat RS Bhayangkara," jelasnya.

Selanjutnya, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kematian korban yang ditemukan mengapung di TKP.

Sementara, Dokter Forensik RS Bhayangkara M Hasan Polda Sumsel Indra Nasution menambahkan, dari pemeriksaan luar, ditemukan beberapa bekas luka memar ditangan sebelah kiri dan kaki.

"Diduga korban sengaja di tenggelamkan, karena kaki kanan korban diikat dengan rantai besi, di tambah dengan karung yang berisi baru bata," ungkap Indra Nasution.

Dia menjelaskan, pihaknya masih menunggu keluarga korban, agar bisa melakukan otopsi.

"Untuk mengetahui pasti penyebab kejadian tersebut, kita masih menunggu pihak keluarga korban untuk otopsi," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto