Tingkat Pengangguran Indonesia dalam 40 Tahun, Dari Zaman Soeharto Hingga Jokowi

AKURAT.CO SUMSEL Data dari World Economic Outlook yang dirilis oleh International Monetary Fund (IMF) Tingkat pengangguran di Indonesia mengalami fluktuasi signifikan selama empat dekade terakhir, mencerminkan berbagai dinamika ekonomi dan politik dari era Presiden Soeharto hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Data yang mulai dihimpun IMF sejak 1984 menunjukkan bahwa pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, Indonesia menikmati tingkat pengangguran yang sangat rendah, hanya 1,6%.
Namun, angka ini mengalami kenaikan bertahap seiring berakhirnya kepemimpinan Soeharto pada 1998, dengan tingkat pengangguran mencapai sekitar 5% pada akhir masa jabatannya.
Era Reformasi yang dimulai dengan kepemimpinan B. J. Habibie menyaksikan lonjakan pengangguran hingga 6%.
Dan tren ini berlanjut pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri, dengan angka pengangguran mendekati 10% pada awal 2000-an.
Baca Juga: Sedang Asik Pesta Narkoba, Empat Warga Muara Enim Diciduk Polsek Gelumbang
Puncaknya terjadi pada awal kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan tingkat pengangguran mencapai rekor tertinggi 11% pada 2005.
Meskipun begitu, SBY berhasil menurunkan angka pengangguran secara signifikan menjadi sekitar 6% pada akhir masa jabatannya pada 2014.
Di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, tingkat pengangguran telah berfluktuasi di kisaran 5% hingga 7%.
Lonjakan terbesar terjadi pada 2020 akibat dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan perlambatan ekonomi global.
Namun, sejak 2021, ada tanda-tanda pemulihan, dengan proyeksi IMF menunjukkan bahwa pada akhir masa jabatan Jokowi pada 2024, tingkat pengangguran diperkirakan akan turun menjadi 5,2%. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem







