Sumsel

Film dengan Pemeran Anak Tembus Jutaan Penonton, Bukti Cerita Sederhana Masih Diminati

Maman Suparman | 15 April 2025, 11:00 WIB
Film dengan Pemeran Anak Tembus Jutaan Penonton, Bukti Cerita Sederhana Masih Diminati

AKURAT.CO SUMSEL Film Indonesia dengan pemeran utama anak-anak rupanya masih memiliki tempat spesial di hati penonton.

Tak hanya menyuguhkan kisah yang hangat dan menyentuh, film-film ini juga terbukti mampu menarik jutaan pasang mata ke bioskop, bahkan di tengah persaingan film-film dewasa dan genre aksi.

Data dari berbagai sumber mencatat sejumlah film Indonesia dengan aktor dan aktris cilik sebagai tokoh sentral berhasil menembus angka 1 juta penonton.

Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kekuatan cerita yang relatable dan penuh pesan moral, tetapi juga membuktikan bahwa penonton Indonesia rindu akan tontonan yang aman, mendidik, dan menghibur untuk seluruh anggota keluarga.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah “Keluarga Cemara” (2019), film garapan Yandy Laurens yang dibintangi oleh Adhisty Zara dan Widuri Puteri.

Film ini sukses meraih lebih dari 1,7 juta penonton dengan cerita sederhana tentang keluarga yang harus kembali hidup sederhana di desa setelah sang ayah bangkrut.

Tak ketinggalan film “Nussa” (2021), animasi karya studio The Little Giantz dan Visinema yang disutradarai oleh Bony Wirasmono, serta ditulis oleh komika Ryan Adriandhy, turut mencatatkan prestasi serupa.

Meskipun bergenre animasi, film ini sukses meraih lebih dari 1 juta penonton berkat visual yang apik dan pesan keislaman yang disampaikan dengan ringan dan inspiratif.

Film lainnya seperti “Petualangan Sherina” (2000) yang kini telah dianggap sebagai legenda, hingga sekuel barunya “Petualangan Sherina 2” (2023) yang juga mendapat sambutan hangat, menunjukkan bahwa karakter anak-anak tetap memiliki daya tarik kuat meski zaman telah berubah.

Melihat tren ini, bukan tak mungkin film anak-anak akan semakin mendapat ruang di industri perfilman nasional.

Selain mampu bersaing secara komersial, film-film ini juga membawa nilai edukatif yang sangat dibutuhkan di tengah derasnya arus konten digital saat ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia