Sumsel

5 Alasan Gen Z Resign Setelah Lebaran, Tren yang Semakin Umum di Dunia Kerja

Maman Suparman | 3 April 2025, 09:09 WIB
 5 Alasan Gen Z Resign Setelah Lebaran, Tren yang Semakin Umum di Dunia Kerja

AKURAT.CO SUMSEL Setelah momen Lebaran, tren karyawan mengajukan resign kian marak, terutama di kalangan Generasi Z.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi tren global yang mencerminkan perubahan paradigma kerja yang dipengaruhi oleh teknologi, gaya hidup, dan nilai-nilai baru.

Berikut ini lima alasan utama mengapa Gen Z lebih memilih resign setelah Lebaran:

1. Mencari Lingkungan Kerja yang Lebih Sehat dan Fleksibel

Gen Z dikenal sebagai generasi yang mengutamakan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.

Setelah Lebaran, banyak dari mereka yang merenungkan pentingnya kesehatan mental dan fisik. Lingkungan kerja yang terlalu mengekang atau kurang fleksibel sering menjadi alasan utama untuk mengajukan resign.

2. Ketidakpuasan terhadap Penghasilan

Setelah menerima Tunjangan Hari Raya (THR), sebagian Gen Z menyadari bahwa penghasilan yang mereka dapatkan selama ini tidak sesuai dengan beban kerja yang ditanggung.

Kenaikan biaya hidup juga menjadi alasan mereka untuk mencari pekerjaan baru dengan gaji yang lebih kompetitif.

3. Ingin Mengejar Karir yang Lebih Sesuai dengan Passion

Gen Z memiliki kecenderungan untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat dan passion mereka.

Pasca Lebaran sering menjadi momen refleksi bagi mereka untuk memutuskan resign dari pekerjaan yang dianggap tidak lagi relevan dengan tujuan hidup mereka.

4. Minimnya Pengembangan Karir di Tempat Kerja

Kurangnya kesempatan untuk berkembang dan terbatasnya ruang untuk belajar hal baru menjadi alasan Gen Z mengajukan resign.

Mereka mencari lingkungan kerja yang menawarkan pelatihan, mentorship, dan peluang karir yang jelas.

5. Budaya Kerja yang Tidak Mendukung Kreativitas

Gen Z dikenal sebagai generasi kreatif yang mengutamakan inovasi. Lingkungan kerja yang kaku dan tidak mendukung kreativitas dapat mendorong mereka untuk resign dan mencari tempat yang lebih mengapresiasi ide-ide segar.

Momen setelah Lebaran sering menjadi waktu yang tepat bagi Gen Z untuk melakukan evaluasi terhadap pekerjaan mereka.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia