Agus Subiyanto Enggan Dikatikan Dengan Jokowi Terkait Menjadi Calon Panglima

AKURAT.CO SUMSEL Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Agus Subiyanto menolak statusnya sebagai calon Panglima TNI dikarenakan faktor kedekatan dengan Presiden Jokowi.
Agus mengaku memang mempunyai historis dengan Jokowi karena pernah dinas di Solo, yang ketika itu menjabat Wali Kota.
Agus menyatakan bahwa dia selalu berkomunikasi dengan kepala daerah tempatnya bekerja. Agus tidak hanya dekat dengan Jokowi, tetapi dia juga dekat dengan Wali Kota Bogor, Aria Bima, karena dia berdinas di Danrem 061/Suryakencana di Bogor. Dia juga dekat dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, karena dia pernah menjadi Pangdam Siliwangi.
“Mungkin kebetulan waktu saya di Solo bertemu dengan Pak Jokowi,” ujar Agus Subiyanto, mengklarifikasi hubungannya dengan Jokowi, selepas menjalani uji kepautan dan kelayakan calon Panglima TNI, di Komisi I DPR, Jakarta, Senin (13/11/2023).
Dia berpendapat bahwa TNI sudah bertanggung jawab untuk berkomunikasi dan bekerja sama dengan kepala daerah dalam Forkopimda. Dia menolak disebut sebagai orang yang dekat dengan Jokowi, yang putranya, Gibran Rakabuming, maju dalam pemilihan presiden 2024.
Selain itu, dia menegaskan bahwa dia berkomitmen untuk menjaga netralitas TNI, termasuk selama tahapan Pemilu 2024. Ini karena perundang-undangan yang melarang anggota militer terlibat dalam aktivitas politik secara nyata.
“Saya berkomitmen untuk memberikan jaminan netralitas TNI pada setiap tahapan pemilu sekaligus memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








