Niat Lerai Perkelahian Sang Adik, Pelajar SMK di Palembang Malah Jadi Korban Pengeroyokan Teman Sekolah

AKURAT.CO SUMSEL Malang nasib yang menimpa Kiki Farel, seorang pelajar SMK Gama Palembang.
Berniat menyelamatkan adiknya dari aksi perundungan, remaja ini justru menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh rekan satu sekolahnya sendiri.
Tak terima atas tindakan kekerasan tersebut, paman korban, Marwan, resmi melaporkan kejadian ini ke Mapolrestabes Palembang pada Rabu (7/1/2026) pagi.
Ia melaporkan peristiwa penganiayaan yang menyebabkan keponakannya pulang ke rumah dalam kondisi luka-luka.
Berdasarkan keterangan Marwan kepada petugas, insiden bermula pada Selasa (6/1/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Kiki yang baru saja pulang sekolah melintas di kawasan Jalan DI Panjaitan, Lorong Jama Jama, Kecamatan Plaju.
Baca Juga: Polisi Buru Kelompok Bersajam dalam Bentrokan di Depan PS Mall, Identitas Pelaku Mulai Terungkap
Di lokasi tersebut, Kiki terkejut melihat adik kandungnya, Robi, sedang dicekik oleh seorang remaja berinisial IB bersama teman-temannya yang juga merupakan rekan sekolah korban.
"Melihat adiknya dalam bahaya, keponakan saya spontan berusaha melerai. Namun, rombongan terlapor justru tidak terima dan langsung menyerang korban secara membabi buta," ungkap Marwan saat memberikan keterangan di hadapan penyidik.
Akibat pengeroyokan tersebut, Kiki Farel mengalami luka lebam di bagian wajah dan kepala bagian belakang, serta pendarahan di bagian hidung.
Marwan berharap pihak kepolisian segera menindak tegas para pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Terpisah, KA SPK Polrestabes Palembang melalui Pamapta Ipda Ammar mengonfirmasi adanya laporan terkait dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur tersebut.
"Laporan sudah kami terima dan segera ditindaklanjuti. Kasus ini kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk tahap penyelidikan lebih lanjut," tutup Ipda Ammar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









