Kronologi dan Motif Pengeroyokan Mahasiswa Unsri Terungkap, Pelaku Kesal Diberi Klakson

AKURAT.CO SUMSEL Polisi berhasil menangkap MS alias Ucok (23), pelaku pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok geng motor yang terlibat dalam balap liar.
Ucok, warga Jalan Gubernur H Bastari Komplek Perumahan Ogan Permai Indah (OPI) 3, Kecamatan Jakabaring, Palembang, ditangkap di rumahnya, Senin (20/5/2024) malam.
Insiden pengeroyokan terjadi, Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Gubernur HA Bastari, tepatnya di depan Dekranasda Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengkonfirmasi penangkapan tersebut.
"Alhamdulillah, berkat laporan korban, anggota kita berhasil mengamankan pelaku di rumahnya tadi malam," ujar Kombes Pol Harryo Sugihhartono.
Polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor dan pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian.
"Atas ulahnya, pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," tambah Kombes Pol Harryo.
Baca Juga: 13 Kg Sabu Dimusnahkan! Dua Kurir Narkoba Diringkus Polisi Palembang
Sementara itu, Ucok yang juga seorang mahasiswa PGRI mengakui perbuatannya.
"Saya kesal, pak. Korban telah mengklakson saat kami sedang nongkrong di tempat kejadian perkara (TKP)," kata Ucok, Rabu (22/5/2024).
Diketahui sebelumnya, korban pengeroyokan adalah Surya Saputra (20), seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri).
Insiden bermula saat Surya hendak pulang ke rumahnya di Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang.
"Setiba di TKP, saya mendapati sekelompok geng motor yang sedang balap liar. Karena tidak bisa melintasi, saya memberikan isyarat klakson lima kali agar mereka minggir," kata Surya Saputra, Selasa (14/5/2024).
Namun, tindakan tersebut malah memicu kemarahan kelompok geng motor tersebut.
"Tanpa sebab, pengendara mengejar dan menyerempet saya hingga nyaris tergelincir. Saat saya bertanya siapa yang menyerempet, satu orang maju dan kami cekcok mulut. Pelaku sempat bilang kalau dia anak polisi dan pulang ke kawasan OPI Jakabaring. Ketika saya kembali ke motor, enam orang pelaku langsung memukuli saya bersama-sama," jelas Surya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









