Sumsel

Antusiasme Pemilih di Pilwako Palembang Diprediksi Rendah, Begini Kata Pengamat Politik

Haris Ma'ani | 21 April 2024, 20:00 WIB
Antusiasme Pemilih di Pilwako Palembang Diprediksi Rendah, Begini Kata Pengamat Politik

AKURAT.CO SUMSEL Dalam menghadapi Pilwako Palembang, antusiasme pemilih diprediksi rendah. Hal ini disampaikan oleh Pengamat Politik Sumsel, Bagindo Togar yang menilai bahwa kualitas bakal calon kepala daerah sangat menentukan tingkat partisipasi pemilih.

"Karena dari para calon yang tidak memiliki kualitas yang diinginkan oleh masyarakat, kemungkinan masyarakat akan malas untuk memilih," katanya, Minggu (21/4/2024).

Ini dapat disebabkan oleh ketidakpuasan terhadap pilihan yang tersedia atau kurangnya keyakinan pada bakal calon yang ada.

Dengan demikian, kualitas dan komitmen para bakal calon kepala daerah akan menjadi faktor penentu dalam menarik partisipasi pemilih dan mewujudkan harapan perubahan yang diinginkan oleh masyarakat Kota Palembang.

Menurutnya, perbedaan ini kemungkinan terjadi karena kualitas dan performa para bakal calon yang 'menjajakan' dirinya kepada masyarakat Kota Palembang.

Kota ini, menurut Bagindo, membutuhkan pemimpin yang visioner, komprehensif, dan mampu membawa perubahan signifikan.

"Kota Palembang membutuhkan pemimpin yang bisa membawa perubahan signifikan. Sudah 11 tahun saya lihat kota ini stagnan pembangunannya," katanya.

Baca Juga: Masuk 3 Besar Survei LSI, Akbar Alfaro Siap Bersaing di Pilwako Palembang

Bagindo menekankan pentingnya para bakal calon kepala daerah untuk tidak hanya memposisikan warga sebagai komoditas elektoral dalam pemilukada, melainkan menghargai mereka sebagai stakeholder utama kota ini.

Namun, jika ekspektasi publik sulit terealisasi, Bagindo memperingatkan bahwa konsekuensinya bisa berupa partisipasi pemilih yang rendah, yang dikenal sebagai golput.

Bagindo menyoroti perbedaan antara Pilgub dan Pilwako, di mana Pilgub menarik perhatian dengan langkah-langkah lincah dan 'genit' dari para bakal calon gubernur, sementara Pilwako dinilai kurang mendapat sambutan masyarakat.

"Lihat saja nama-nama calon bakal Gubernur Sumsel, mereka semua orang yang memiliki kemampuan dan jiwa pemenang ini sangat menarik,"

"Untungnya Pilwako ini bersamaan dengan Pilgub, kalau tidak orang akan banyak Golput," tutupnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto