Ini Alasan Jokowi Pilih Bule yang Beratnya 1,1 Ton Sebagai Sapi Kurbannya di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Joko Widodo telah memilih seekor sapi Simental bernama Si Bule sebagai hewan kurban untuk perayaan Idul Adha 1445 Hijriah/2024 di Palembang.
Sapi dengan bobot 1,135 ton ini rencananya akan dikurbankan di Masjid Takwa, Kota Palembang.
Pemilihan Si Bule sebagai hewan kurban presiden merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan oleh Sekretariat Presiden (Setpres).
Dari tiga sapi yang direkomendasikan, Si Bule dinilai paling memenuhi syarat baik dari segi kesehatan maupun kriteria syar'i.
"Pemiliknya, pasangan suami istri M Idil Fitriansyah-Aprilia Cerry Natalin Novita, menawarkan sapi jenis Simental ini seharga Rp125 juta. Saat ini masih dalam tahap negosiasi," ujar Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Rahmat Mulia Harahap, Sabtu (8/6/2024).
Si Bule, yang dibesarkan di Dwikarya Farm, wilayah Sako, Kota Palembang, telah melalui serangkaian pemeriksaan untuk memastikan bahwa ia memenuhi semua persyaratan kurban.
"Kriteria yang ditentukan oleh Setpres sudah dipenuhi, termasuk dalam hal syar'i seperti usia di atas 2 tahun, tidak cacat, dan kepemilikan sah," jelas Rahmat.
Baca Juga: Sapi Presiden Jokowi di Palembang Ternyata Bernama Bule, Beratnya Capai 1,1 Ton
Staf Administrasi Umum Setpres, Suprapto menyampaikan bahwa survei lapangan telah dilakukan untuk memastikan kondisi sapi kurban presiden.
"Sapi jenis Simental seberat 1,135 ton ini telah dipilih dan akan segera ada kesepakatan antara pejabat pengadaan kepresidenan dengan pemilik, Pak Idil," ungkapnya.
Untuk memastikan Si Bule tetap dalam kondisi prima hingga hari kurban, pihak terkait di Sumsel diminta untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan yang optimal.
Langkah ini diambil untuk menjaga kesehatan sapi dan memastikan proses kurban berjalan lancar.
Apriliani Cerry Natalin Novita, pemilik Si Bule, merasa bangga sekaligus sedih harus berpisah dengan sapi kesayangannya yang telah ia rawat sejak beratnya masih 320 kg.
"Sapi ini spesial karena penurut dan manja. Meski ada rasa sedih, saya bangga karena Si Bule akan menjadi bagian dari perayaan Idul Adha yang penting," ujarnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







