Sumsel

Tuntaskan Masalah Karhutla, Selain Gempuran TMC, Pemprov Sumsel Siapkan 3 Unit Eskavator dan Kanal

Muhammad Husni Mushonifi | 3 November 2023, 17:00 WIB
Tuntaskan Masalah Karhutla, Selain Gempuran TMC, Pemprov Sumsel Siapkan 3 Unit Eskavator dan Kanal

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel) sampai saat ini belum terselesaikan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terus melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan permasalahan karhutla yang terjadi.

Berbagai upaya yang dilakukan adalah menambah personel di lapangan dan juga melakukan Teknik Modifikasi Cuaca (TMC). TMC sendiri yang sudah dilakukan sejak akhir September 2023 lalu.

Dan sampai saat ini TMC terus dilakukan hingga 10 November 2023 nanti.

"Sesuai instruksi Pj Gubernur Sumsel kepada saya untuk melakukan koordinasi perpanjangan TMC dengan BNPB, Alhamdulillah direspon BNPB dengan perpanjangan hingga 10 Nobember nanti," kata Kepala BPBD Sumsel, Iqbal Alisyahbana, Jumat (3/11/2023).

Baca Juga: Dapat Tambahan 50 Personel Guna Percepatan Pemadaman Api Karhutla

Lanjutnya, potensi awan penghujan pada awal November ini masih cukup besar. Melihat potensi awan setiap hari, TMC sendiri dilakukan satu sampai tiga kali sorti (penyemaian). 1.000 kilogram, atau 1 ton garam, didistribusikan untuk satu sorti.

Bahkan, Pj Gubernur juga memberikan instruksi untuk membuat sekat bakar dan kanal di wilayah Karhutla. Akan disiapkan tiga eskavator untuk membantu Manggala Agni yang berada di lapangan.

Eskavator itu berasal dari Dinas PU Pengendalian Sumber Daya Air (PSDA) dan bantuan perusahaan melalui Dinas Perkebunan Sumsel.

Baca Juga: Makin Pedasnya Harga Cabai di Palembang, Hampir Rp 100 Ribu Perkilogram

"Pak Pj sudah menginstruksikan agar mengirimkan eskavator di dua lokasi. Eskavator itu akan dipakai membuat sekat bakar (satu unit eskavator) dan kanal sungai (dua unit) untuk pemadamam dan pembasahan lahan," katanya.

Iqbal mengatakan, untuk sekat bakar akan dibuat di dekat PT Kelantan, Kabupaten OKI. Sementara kanal, akan dibuat sepanjang 18 Km mengambil dari aliran Sungai Komering ke arah OKI.

"Usulan Manggala Agni adalah untuk membangun kanal untuk menyediakan sumber air saat terjadi karhutla," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.