Sumsel

Rawan Longsor dan Banjir, 3 Wilayah Sumsel Resmi Tetapkan Siaga Darurat Bencana

St Shofia Munawaroh | 5 Desember 2025, 08:00 WIB
Rawan Longsor dan Banjir, 3 Wilayah Sumsel Resmi Tetapkan Siaga Darurat Bencana

AKURAT. CO SUMSEL - Memasuki periode puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung sepanjang Desember 2025 hingga Januari 2026, tiga daerah di Sumatera Selatan resmi menetapkan status siaga darurat bencana.

Ketiga daerah tersebut adalah Kota Pagaralam, Kota Prabumulih dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Ketiga daerah tersebut memang dikenal sebagai kawasan perbukitan dengan risiko tinggi banjir dan longsor.

Baca Juga: Bupati Aceh Utara Menangis Minta Bantuan Presiden, Tak Sanggup Lagi Tangani Dampak Bencana

Penetapan status siaga darurat ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan intensitas bencana alam.

Seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang diprediksi akan terjadi akibat cuaca ekstrem pada periode tersebut.

Baca Juga: Tak Terima Suami Sambung Korban Datang, Tiga Saudara Kandung Nekat Keroyok Yuliana

Respon Pemerintah Provinsi Sumsel

Setelah status siaga darurat bencana diumumkan, Pemprov Sumsel segera menggelar rakor persiapan penetapan status siaga di tingkat provinsi.

Rakor dijadwalkan digelar pada Kamis (4/12/2025) dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. 

Baca Juga: Faktor Ekonomi dan Pendidikan Jadi PR Utama, Pemprov Sumsel Gencarkan Upaya Tekan Angka Kekerasan

Persiapan BPBD

Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana menjelaskan, status siaga diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Dengan adanya langkah antisipatif tersebut, diharapkan koordinasi dan penanganan bencana di Sumsel dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga: Jaga Ritme dan Kebugaran, Sumsel United Siapkan Sejumlah Uji Coba untuk Jeda Kompetisi Liga 2

Lebih lanjut, Iqbal menyebut saat ini pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah personel, peralatan hingga perlengkapan penanganan bencana.

Beberapa bantuan logistik juga sudah ditempatkan di daerah-daerah prioritas dan rawan bencana.

Harapannya, ketika terjadi bencana proses distribusi bantuan akan berjalan lebih mudah dan lancar. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.