Dinas PPPA Sumsel Beri Pendampingan Psikologi ke Bocah Penjual Piscok

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan keprihatinan serius terkait kasus pelecehan anak yang baru-baru ini terjadi.
Kasus pelecehan tersebut dialami oleh seorang anak penjual pisang cokelat (Piscok) inisial DK (12) mengalami tindakan tidak senonoh dan direkam oleh pelaku.
PPPA Sumsel bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPPA Kota Palembang melakukan penjangkauan dan pendampingan psikologi terhadap korban, beberapa saat lalu.
"Kami sangat menyayangkan kejadian itu, apalagi tindakan tersebut dianggap sebagai iseng dan candaan. Jumat sore kemarin, kami sudah menemui korban untuk memberikan pendampingan," ujar Alkala.
Baca Juga: 7 Manfaat Blimbing Wuluh untuk Kesehatan, Nomor 2 Perempuan Wajib Tahu!
Tindakan tersebut dianggap melanggar norma kesusilaan dan dianggap tidak mendidik, terutama ketika dilakukan terhadap anak-anak.
PPPA Sumsel akan memberikan pendampingan melalui psikolog untuk memperhatikan kondisi dan kesejahteraan korban, terutama setelah video tersebut menjadi viral di media sosial.
"Mengenai tindakan yang dilakukan oleh pelaku, kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Sembari itu, kami berharap agar kasus pelecehan ini tidak terulang di masa mendatang dan tidak memberikan dampak negatif terhadap kondisi mental korban," tutupya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









