Ketua PPS yang Meninggal Dunia di OKU Timur Akan Dapatkan Santunan dari KPU Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan memberikan santunan kepada Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang meninggal dunia pada, Minggu (18/2/2024).
Ketua KPU Provinsi Sumsel, Anadika Pranata Jaya mengatakan santunan akan diberikan kepada keluarga korban sebesar Rp36 juta dan biaya tambahan Rp10 juta. Tetapi, saat ini KPU sedang menelusuri penyebab meninggalnya Ketua PPS tersebut.
“Kami akan memberikan santuan, tentu kami juga akan menelusuri terlebih dahulu penyebab meninggalnya Ketua PPS itu,” ujarnya, Senin (19/2/2024).
Baca Juga: Bawaslu Sumsel Minta KPU Musnahkan Surat Suara yang Rusak
Jika sudah ada surat keterangan kematian dari Rumah Sakit (RS) penyebab kematian dari Ketua PPS tersebut barulah KPU akan membuat kronoligi dan baru akan mengajukan santunan tersebut.
“Ini menjadi perhatian kita dan juga akan kta lakukan verifikasi sama KPU disana,” katanya.
Sebagai informasi, meninggalnya Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Banuayu, Suryadi (40) terjadi pada, Minggu (18/2) sekitar pukul 17.00 WIB.
Suryadi tiba di TPS 03 di Banu Ayu pada 14 Februari 2024 sekitar pukul 09.00 WIB. Suryadi mengeluh mual, dan dia segera dibawa ke rumah sakit.
Suryadi ingin menyalurkan hak pilihnya sambil mengamati proses pemungutan suara di PPS Banu Ayu.
Tidak lama kemudian, Suryadi mulai sakit dan muntah-muntah. Keluarganya membawanya ke RSUD Martapura karena kondisinya memburuk.
Setelah mendapatkan perawatan sejak 14 Februari 2024, Suryadi meninggal dunia pada Minggu, 18 Februari 2024, sekitar pukul 17.00 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Martapura.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








