Polisi Buru Pelaku Pembuangan Jasad Bayi Seorang Laki-laki Dalam Bak Sampah Kertapati Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Penemuan jasad bayi di dalam bak sampah kawasan Kertapati, Palembang, memicu keprihatinan sekaligus perhatian serius aparat kepolisian.
Hingga kini, Satreskrim Polrestabes Palembang masih memburu pelaku pembuangan bayi tersebut.
Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan KI Marogan, Kecamatan Kertapati, pada Senin (31/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan saat hendak mengangkut sampah di lokasi.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Pratama, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Naik Lagi Usai 2 Pekan Stabil, Kembali ke Level Rp15,5 Juta per Suku
“Tim kami masih berada di lapangan. Kami terus melakukan pengejaran dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi ini,” ujarnya, Selasa (1/4/2026).
Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi asal-usul bayi tersebut.
“Kami masih mendalami keterangan saksi-saksi untuk mengetahui identitas bayi maupun pelaku,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 12 jam sebelum ditemukan. Namun, kepastian mengenai penyebab kematian masih menunggu hasil visum dari tim forensik.
“Hasil visum sangat penting untuk memastikan waktu dan penyebab kematian,” jelasnya.
Sementara itu, informasi dari warga sekitar menyebutkan bahwa kondisi bayi saat ditemukan sangat memprihatinkan. Tubuhnya sudah membiru dan dikerumuni lalat.
Sebelumnya, Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan sempat menyebut bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dan masih memiliki tali pusar, menandakan baru saja dilahirkan. Hal ini pun masih didalami lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk memastikan identitas dan kronologi kejadian secara utuh.
Kasus ini menambah daftar panjang temuan bayi yang diduga dibuang oleh orang tuanya sendiri. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.
Peristiwa ini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga menjadi refleksi sosial tentang pentingnya edukasi dan kepedulian terhadap perlindungan anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








