Jenis-Jenis Salat Malam dan Keutamaannya, Raih Pahal Berlipat Ganda di Bulan Ramadan

AKURAT. CO SUMSEL - Dalam ajaran agama Islam, salat malam (qiyamul lail) merupakan salat sunnah paling utama setelah salat wajib.
Salat malam mencakup Tahajud, Hajat, Witir, dan Tarawih.
Hukum salat malam adalah sunnah, artinya tidak berdosa bila ditinggalkan dan akan mendapat pahala bila dilaksanakan.
Baca Juga: Hujan Masih Mengguyur Sumsel hingga Akhir Februari, Warga Diminta Waspada
Apalagi bila dikerjakan di bulan Ramadan seperti saat ini, pahalanya bisa berlipat ganda.
Selain itu, melaksanakan salat malam juga memiliki beberapa keutamaan, termasuk penghapusan dosa dan tanda orang yang bertaqwa.
Jenis-jenis Salat Malam
Baca Juga: Polisi Gulung Komplotan Begal Bersenjata yang Resahkan Warga Sako Palembang
1. Salat Tahajud
Salat malam yang dikerjakan setelah bangun tidur di sepertiga malam terakhir.
Sering dianggap sebagai bagian dari qiyamul lail secara umum.
2. Salat Witir
Salat penutup malam dengan jumlah rakaat ganjil (1, 3, dst).
Sangat dianjurkan bagi yang yakin bangun malam untuk dilakukan di akhir malam.
Baca Juga: Efek Jabodetabek, Telur Ayam di Palembang Naik Rp3.000 dalam Sepekan
3. Salat Tarawih
Salat malam yang khusus dilakukan selama bulan Ramadhan setelah salat Isya'.
4. Salat Hajat/Mutlaq
Baca Juga: Usulan Dana Parpol Naik 6 Kali Lipat, Pemprov Sumsel Hitung Dampak Fiskal dan Bandingkan 7 Provinsi
Salat hajat adalah salat sunnah dua rakaat yang dilakukan ketika punya hajat pada Allah, atau pada sesama atau bahkan bisa juga meminta kesembuhan dari suatu penyakit.
Tidak ada waktu khusus untuk melaksanakan salat hajat, sehingga bisa dilakukan malam hari seperti salat sunnah lainnya.
Pahala dan Keutamaan Salat Malam
Baca Juga: Terendus dari Dunia Maya, Polisi Gagalkan Transaksi Bayi Rp52 Juta di Palembang
Di dalam Al Quran, Allah menjanjikan beberapa kebaikan bagi hamba Nya yang mau mengerjakan salat tahajud. Berikut diantaranya:
1. Diampuni Dosa-dosa
Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa pada setiap sepertiga terkakhid malam, Allah turun ke langit bumi.
Baca Juga: iPhone Berlapis Emas 24 Karat Dijual Rp189 Juta, Caviar Ubah Ponsel Jadi Karya Seni Koleksi
Barang siapa meminta pengampunan pada Allah, maka Allah akan ampunkan dosanya.
2. Dikabukkan Doanya
Masih berdasarkan hadis di atas, pada sepertiga malam terakhir, Allah juga menjanjikan kepada siapapun yang meminta (berdoa) kepada Allah, maka Allah kabulkan doanya.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Rp200 Ribu per Suku Hari Ini
“Barangsiapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaannya. Dan barangsiapa meminta ampunan kepada-Ku, aku ampuni dia.” (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Diangkat Kedudukannya
Allah akan mengangkat kedudukan orang-orang ke maqam dan derajat terpuji tatkala ia bergegas melaksanakan salah satu ibadah utama, yakni salat tahajud.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Debut John Herdman Jadi Sorotan
Hal ini disebutkan dalam firman Allah QS. Al Isra ayat 79, yakni sebagai berikut;
“Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra’: 79).(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






