Sudah Hapus 6 Juta Akun Pelanggar Usia Minimum, TikTok Umumkan Akan Blokir Filter Kecantikan untuk Remaja

AKURAT.CO SUMSEL – TikTok mengumunkan kebijakan barunya yang akan membatasi penggunaan filter kecantikan untuk para remaja.
Langkah ini diambil untuk mendukung kesehatan mental para pengguna muda, terutama yang berisiko terpengaruh oleh efek visual yang dihasilkan oleh filter tersebut.
TikTok akan menyatakan bahwa pembatasan tersebut akan berlaku bagi pengguna di bawah usia 18 tahun. Nantinya, penguna dengan batas usia tersebut tidak akan lagi bisa mengakses efek filter yang mengubah penampilan secara signifikan.
Baca Juga: Rambut Rontok? Coba 6 Tips Alami Ini yang Bikin Rambutmu Lebih Sehat!
Adapun filter yang diblokir adalah filter memperhalus kulit, memperpanjang bulu mata, atau merampingkan wajah. Meskipun demikian, filter yang bersifat humoris atau lucu, seperti efek telinga binatang atau fitur kreatif lainnya, tetap diizinkan.
Langkah Tiktok dalam membatasi pengunaan filter ini diambil setelah laporan dari lembaga Internet Matters terkait dampak negatif dari penggunaan filter kecantikan yang berlebihan.
Filter-filter ini sering kali menciptakan citra tubuh yang tidak realistis, sehingga remaja kesulitan membedakan antara gambar asli dan yang sudah dimodifikasi. Kondisi ini terkesan memberikan tekanan untuk dapat tampil sempurna di media sosial.
Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, TikTok menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara kreativitas dan kesehatan mental penggunanya.
Sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan pengalaman pengguna, TikTok juga berencana meluncurkan sumber daya baru di 13 negara Eropa untuk mendukung pengguna yang melaporkan konten terkait perilaku berbahaya, seperti bunuh diri, melukai diri sendiri, atau pelecehan.
Teknologi Baru untuk Keamanan Pengguna tengah dikembangkan untuk mendeteksi akun-akun yang dibuat oleh anak-anak di bawah usia 13 tahun, yang seharusnya tidak diperbolehkan menggunakan platform ini.
Meskipun TikTok sudah menghapus sekitar enam juta akun setiap tahunnya yang melanggar kebijakan usia minimum, pengguna tetap dapat mengajukan banding jika merasa akunnya terhapus secara keliru.
Kepala Kebijakan Publik Eropa TikTok, Christine Grahn, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkolaborasi dengan para ahli untuk memperbaiki kebijakan dan meningkatkan keselamatan serta keamanan bagi semua penggunanya.
"Kami akan terus belajar dari komunitas kami dan bermitra dengan para ahli untuk melakukan yang lebih baik lagi," ujar Grahn pada Rabu (4/12/2024). (red)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








