Sumsel

Sebelum Pakai PayLater, Pahami 5 Risiko yang Bisa Merugikan Keuanganmu

Maman Suparman | 20 Maret 2025, 12:00 WIB
Sebelum Pakai PayLater, Pahami 5 Risiko yang Bisa Merugikan Keuanganmu

AKURAT.CO SUMSEL Di era digital yang serba cepat, metode pembayaran PayLater semakin diminati, terutama di kalangan pecinta belanja online.

Skema pembayaran ini memungkinkan pengguna membeli barang terlebih dahulu dan melunasi tagihan di kemudian hari.

Meski menawarkan kemudahan, ada sejumlah faktor yang perlu diperhatikan sebelum menggunakannya.

Berikut lima alasan mengapa kamu sebaiknya lebih bijak dalam memanfaatkan layanan PayLater saat berbelanja online.

1. Bunga dan Biaya Tambahan yang Tidak Selalu Transparan

Meskipun terlihat praktis, layanan PayLater sering kali membebankan bunga dan biaya administrasi yang bisa meningkatkan total pembayaran.

Baca Juga: Infinix Note 50x Resmi Meluncur: Desain Futuristik dan Performa Andal untuk Gamer

Beberapa platform juga mengenakan denda keterlambatan yang cukup tinggi jika pengguna melewati batas waktu pembayaran.

2. Risiko Utang yang Tidak Terencana

Kemudahan dalam bertransaksi menggunakan PayLater dapat membuat seseorang lebih konsumtif tanpa mempertimbangkan kemampuan finansialnya.

Jika tidak dikelola dengan baik, utang yang menumpuk bisa menjadi beban finansial yang sulit dilunasi.

3. Pengaruh Terhadap Skor Kredit

Penggunaan PayLater yang tidak terkendali dapat berdampak pada skor kredit seseorang.

Jika pembayaran sering terlambat atau melebihi batas yang ditentukan, hal ini bisa menyulitkan saat mengajukan pinjaman di masa depan, seperti kredit kendaraan atau KPR.

4. Keamanan Data Pribadi

Beberapa layanan PayLater mengharuskan pengguna memberikan akses ke data pribadi, seperti riwayat transaksi dan informasi keuangan.

Jika tidak berhati-hati dalam memilih platform yang terpercaya, data pribadi bisa berisiko disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

5. Mendorong Perilaku Konsumtif

Dengan sistem pembayaran yang fleksibel, banyak pengguna tergoda untuk membeli barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.

Hal ini dapat memicu kebiasaan konsumtif yang berdampak buruk pada kondisi keuangan jangka panjang.

Layanan PayLater memang menawarkan kemudahan dalam berbelanja online, tetapi juga memiliki sejumlah risiko yang patut dipertimbangkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia