Sinopsis Film Kitab Sijjin dan Illiyyin, Kisah Horor Berbalut Balas Dendam Santet

AKURAT. CO SUMSEL - Sutradara Hadrah Daeng Ratu merilis dua film sekaligus bulan ini dengan genre berbeda.
Yakni drama religi Assalamualaikum Baitullah dan kisah horor bertajuk Kitab Sijjin dan Illiyyin yang menjadi film lanjutan dari Sijjin tahun 2023.
Film ini menyuguhkan kisah tentang balas dendam yang dilakukan dengan santet.
Baca Juga: Viral Grup LGBT di Medsos Picu Keresahan Warga Palembang, Polisi Pantau Dugaan Pelanggaran Hukum
Sinopsis Kitab Sijjin dan Illiyyin
Cerita dalam film ini mengikuti kisah Yuli, seorang perempuan yang sejak muda sudah kehilangan segalanya.
Baca Juga: Pemuda di Palembang Jadi Korban Penusukan di Pinggang Usai Cekcok di Jalan
Termasuk orang tua, tempat tinggal bahkan martabat dirinya sendiri.
Yuli yang tinggal di rumah keluarga Ambar mendapat perlakuan seperti pembantu.
Hinaan dan fitnah adalah kesehariannya, terutama dari Laras yang selalu menuduhnya sebagai anak haram dan pecuri.
Baca Juga: Mayoritas Tenaga Kerja Sumsel Terkonsentrasi pada Usia Produktif di Atas 25 Tahun
Tak ada satupun anggota keluarga yang membelanya termasuk Rudi yang hanya bisa diam dan Tika yang terlalu lemah untuk melawan.
Akibat sakit hati yang menumpuk, Yuli akhirnya nekat mendatangi seorang dukun dan meminta bantuan untuk membalas rasa sakit hatinya melalui santet.
Ritual yang harus dilalui ternyata tak sembarangan.
Baca Juga: Sektor Jasa dan Pertanian Dominasi Lapangan Kerja di Sumsel Tahun 2024
Yuli harus memasukkan nama-nama yang akan disantet ke dalam tubuh jenazah segar dalam waktu satu minggu.
Jika gagal, bukan hanya target yang akan celaka, tetapi juga Yuli sendiri pun ikut terancam.
Daftar Pemain dan Proses Produksi Film
Film Kitab Sijjin dan Illiyyin dijadwalkan tayang di boskop pada Kamis (17/7/2025) lalu.
Dalam proses pembuatannya, Hadrah Daeng Menggandeng Lele Laila sebagai penulis skenario dan rumah produksi Rapi Films.
Adapun untuk pemeran para karakter, Hadrah melibatkan beberapa nama aktor dan aktris berikut:
Baca Juga: Penyiram Air Keras ke Lansia di Palembang Ditangkap, Motif Diduga Dendam Keluarga
1. Yunita Siregar sebagai Yuli
2. Djenar Mahesa Ayu sebagai Ambar
3. Dinda Kanya Dewi sebagai Laras
Baca Juga: Viral! Sopir Truk Tabrak Motor di Simpang Bandara Palembang, Kabur Tanpa Plat Nomor
4. Tarra Budiman sebagai Rudi
5. Sulthan Hamonangan sebagai Dean
6. Kawai Labiba sebagai Tika.
Baca Juga: Lengah Sejenak, HP Rp 3,2 Juta Raib Digondol Pencuri di Depan Counter Pulsa
Film ini mengambil inspirasi dari dua kitab berjudul Sijjin dan Illiyyin untuk menciptakan narasi horor yang memiliki kedalaman spiritual dan konflik moral.
Dalam proses produksi filmnya, Hadrah memilih lokasi ritual yang menyeramkan yang dirancang untuk memunculkan rasa takut yang tidak hanya tergambar lewat visual.
Akan tetapi juga dapat dirasakan secara emosional.
Ketelitian dalam menggambarkan proses santet dan rukiah yang memperkuat atmosfer mistis menjadi ciri khas dari film ini.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









