Nasi Minyak Dulu Sajian Khusus Bangsawan Kesultanan Palembang Darussalam Kini Jadi Hidangan Khas Lebaran

AKURAT. CO SUMSEL - Berbicara soal kuliner khas Palembang memang tak akan pernah ada habisnya.
Selain pempek, masih banyak kuliner khas Palembang yang bahkan melegenda dan bersejarah patut untuk dicoba.
Salah satunya adalah nasi minyak yang merupakan adaptasi dari nasi kebuli dan briyani masakan khas Timur Tengah.
Baca Juga: Malam Lailatul Qadar, Tanda, Doa dan Amalan-Amalan yang Dianjurkan
Seperti diketahui, sejak berabad-abad lalu Kota Palembang telah menjadi pusat perdagangan antarbangsa.
Mulai dari bangsa Arab, Melayu, India, Tiongkok dan lain-lain.
Hal ini membuat banyak kuliner Palembang sedikit banyak terpengaruh dengan budaya bangsa-bangsa tersebut.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel Jumat 21 Maret 2025, Hujan Kembali Dominasi Sebagian Sumsel
Nasi minyak lah salah satunya.
Nasi minyak Palembang adalah kuliner yang dimasak dengan minyak samin dan bumbu-bumbu rempah yang khas.
Dari sisi sejarah, nasi minyak merupakan makanan hasil akulturasi budaya Arab dan Melayu yang dibawa masuk pada masa Kesultanan Palembang Darussalam.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Sambut Usulan Pembangunan Banyuasin, Fokus pada Jalan, Jembatan, dan Layanan Publik
Nasi khas Timur Tengah hadir dengan rasa kari yang kuat dan ternyata itu tidak sesuai dengan lidah pribumi Palembang.
Maka, diciptakanlah nasi minyak dengan racikan bumbu yang lebih disesuaikan lidah orang Palembang.
Konon, nasi minyak juga menjadi makanan khusus bagi para bangsawan Kesultanan Palembang Darussalam sekitar tahun 1659-1825.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Shalat Subuh Kota Palembang Jumat 21 Ramadhan 1446 H
Biasanya nasi minyak disajikan setelah Shalat Jumat untuk para bangsawan dan tamu-tamu kehormatannya.
Lengkap dengan lauk pendamping mulai dari malbi, ayam kecap, kari daging, sayur buncis hingga buah-buahan segar.
Seiring berjalannya waktu kini nasi minyak mulai menjadi makanan khas orang Palembang yang selalu ada di acara pernikahan adat dan hari-hari besar keagaman, seperti hari raya Idul Fitri atau lebaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








