Resep Tempoyak Khas Palembang, Fermentasi Durian yang Jadi Cita Rasa Unik

AKURAT.CO SUMSEL - Palembang tidak hanya terkenal dengan pempek, tetapi juga memiliki kuliner tradisional yang tak kalah unik, yakni tempoyak.
Hidangan berbahan dasar fermentasi durian ini menjadi bumbu khas yang sering digunakan dalam masakan Sumatera Selatan, khususnya Palembang.
Tempoyak biasanya diolah menjadi lauk seperti ikan patin tempoyak, sambal tempoyak, hingga campuran tumisan.
Baca Juga: Sejumlah Daerah di Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Ini Jumat 5 September 2025
Meski aromanya cukup tajam, cita rasanya justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta kuliner tradisional.
Resep Membuat Tempoyak Palembang
Bagi Anda yang ingin mencoba membuat tempoyak sendiri di rumah, berikut resep sederhana yang bisa diikuti:
Baca Juga: Bawa Bunga, Driver Ojek Online Geruduk Mapolrestabes Palembang
Bahan-bahan:
500 gram daging durian matang
2 sendok makan garam
Cara membuat:
Pisahkan daging durian dari bijinya, lalu masukkan ke dalam wadah kaca atau toples bersih.
Tambahkan garam, aduk rata.
Tutup rapat dan simpan pada suhu ruang selama 2–5 hari untuk proses fermentasi.
Setelah berfermentasi, tempoyak bisa langsung digunakan sebagai bumbu masakan atau disimpan dalam lemari es agar tahan lebih lama.
Tempoyak bukan hanya sekadar makanan khas, tetapi juga bagian dari identitas kuliner Palembang yang terus diwariskan secara turun-temurun.
Meski aromanya cukup kuat, cita rasanya membuat banyak orang ketagihan.
Bagi pecinta kuliner nusantara, mencoba tempoyak bisa menjadi pengalaman rasa yang tak terlupakan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









