Tegur Sekelompok Pemuda Main Layangan, Sekuriti Permuahan dikeroyok, Ayahnya Diserang Hingga Masuk ICU

AKURAT.CO, SUMSEL - Sekuriti perumahan di komplek Griya Lestari, Gandus, Palembang dan ayahnya menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda.
Mereka lantas melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Korban Gilang (18) membuat laporan di Polrestabes Palembang, sedangkan ayahnya Usman (45) membuat laporan di Polsek Gandus.
Akibat dikeroyok sekelompok pemuda itu, Gilang menderita luka lebam dan lecet-lecet.
Disisi lain, ayahnya Usman, mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam di bagian perut, bahu dan tangannya.
Korban usman kini masih terbaring di ruang ICU rumah sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
Paman korban, Alimin (51), mengungkapkan kondisi Usman yang belum bisa diajak berkomunikasi secara lancar, pasca menjalani operasi.
"Belum sadar sepenuhnya, tapi kalau kita ajak ngomong dia tahu, hanya mengangguk," ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Dia menyebut bahwa orang yang mengeroyok Usman mungkin orang yang sama yang mengeroyok Gilang, tetapi dia menggunakan senjata sehingga Usman terluka parah.
Sementara itu, Ketua RT 21, Mardia, membenarkan adanya kejadian tersebut. Sebagai pihak keamanan di Griya Lestari, Gilang sebelumnya menegur beberapa warga luar komplek yang bermain layangan di dalam lingkungan perumahan tersebut.
"Sebelumnya Gilang sempat menegur jangan bermain layangan di sini, apalagi sampai menimbulkan keributan," ungkap Mardia.
Diduga teguran dari Gilang membuat para pelaku tersinggung yang berujung terjadi pengeroyokan.
Gilang lantas melaporkan kejadian tersebut kepada ayahnya, Usman. Mereka kemudian mendatangi lokasi rumah pelaku di Perumahan Taman Asri.
"Tiba disana, Usman bertanya keberadaan orang-orang yang mengeroyok anaknya," jelasnya.
Namun saat tiba, ibu pelaku mengatakan anaknya tidak ada di rumah. Setelahnya, tiba-tiba ada seseorang keluar sambil membawa sajam dan menyerang Usman hingga mengalami luka.
Terpisah, Kapolsek Gandus AKP Firmansyah membenarkan bahwa salah satu korban pengeroyokan telah melaporkan di Polsek Gandus, sedangkan korban lainnya melapor ke Polrestabes Palembang.
"Iya ada (laporan) malam itu," ujar Firmansyah membenarkan.
Bersama tim Satreskrim Polrestabes Palembang, pihaknya masih melakukan penyelidkikan dan mencari para pelaku. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









