Sumsel

Tak Terima Foto Ibu Diedit, Remaja di Palembang Jadi Korban Penikaman

Kurnia | 6 April 2026, 17:00 WIB
Tak Terima Foto Ibu Diedit, Remaja di Palembang Jadi Korban Penikaman
Ilustrasi penusukan. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah insiden penikaman yang melibatkan dua remaja menggegerkan warga kawasan Ilir Barat II, Palembang.

Peristiwa ini dipicu hal tak biasa: unggahan foto hasil editan Artificial Intelligence (AI) yang menyinggung keluarga korban.

Korban berinisial DT mengalami luka tusuk di bagian punggung dan bahu kiri setelah diserang rekannya sendiri, M, saat keduanya bertemu di lokasi tongkrongan yang sama.

Ayah korban, Abas Ismanto (45), mengungkapkan konflik bermula ketika pelaku mengedit foto ibu korban menggunakan teknologi AI dan mengunggahnya ke status WhatsApp.

Baca Juga: CFD dan CFN Palembang Resmi Dijadwal Ulang, Hadirkan Konsep Art & Culinary yang Lebih Hidup

“Anak saya sempat tersinggung dan menantang berkelahi. Tapi saat itu pelaku hanya diam,” ujar Abas, Senin (6/4/2026).

Merasa emosi, DT memilih pulang ke rumah. Namun situasi tak mereda.

Tak lama berselang, korban kembali ke lokasi tongkrongan. Bukannya berdamai, pertemuan kedua justru berujung kekerasan.

Menurut keterangan keluarga, pelaku tiba-tiba menyerang menggunakan senjata tajam. Serangan tersebut mengenai bagian punggung dan bahu korban.

“Pelaku langsung menyerang secara membabi buta,” kata Abas.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut.

Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, menyatakan kasus ini telah ditangani dan tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Laporan sudah kami terima dan langsung kami teruskan ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia