Sumsel

Brutal di Malam Hari, Dua Mahasiswa di Palembang Diserang OTK Bersenjata, Motor Dibawa Kabur

Kurnia | 28 Maret 2026, 17:00 WIB
Brutal di Malam Hari, Dua Mahasiswa di Palembang Diserang OTK Bersenjata, Motor Dibawa Kabur
Ilustrasi

AKURAT.CO SUMSEL Aksi kriminal jalanan kembali terjadi di Kota Palembang. Dua mahasiswa menjadi korban penyerangan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang diduga membawa senjata tajam dan senjata api.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Seroja, kawasan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban diketahui berinisial MM (16) dan A (18). Insiden bermula saat keduanya hendak pulang ke rumah masing-masing usai berkunjung ke tempat teman.

Namun di tengah perjalanan, mereka menyadari sedang diikuti oleh sekelompok orang yang berjumlah sekitar enam orang dan berboncengan menggunakan dua sepeda motor.

“Awalnya kami mau pulang, lalu diikuti rombongan sekitar enam orang pakai dua motor,” ujar MM, Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga: iQoo Z11 Resmi Meluncur, Usung Baterai Jumbo 9.050 mAh dan Layar 165 Hz

Ketegangan meningkat saat para pelaku mendekat dan langsung menabrak kendaraan korban hingga terjatuh. Tak berhenti di situ, pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam seperti pedang dan pisau, bahkan diduga membawa senjata api.

Para pelaku langsung menyerang korban secara membabi buta. Dalam kondisi panik, korban berusaha menyelamatkan diri dari serangan tersebut.

“Mereka langsung menyerang pakai sajam. Saya lari untuk menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Dalam situasi kacau itu, sepeda motor milik korban akhirnya dibawa kabur oleh para pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban A mengalami sejumlah luka, di antaranya lecet dan memar di bagian siku tangan kiri, lutut, kaki kanan, serta luka di bagian punggung.

Sementara itu, MM kehilangan satu unit sepeda motor jenis Honda Vario 125 CBS ISS berwarna hitam beserta kuncinya.

Pihak kepolisian dari Polrestabes Palembang telah menerima laporan korban dan langsung menindaklanjuti kasus tersebut.

Pamapta III SPKT Polrestabes Palembang, Tamia Rahmadhany, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh unit reskrim untuk melakukan penyelidikan serta memburu para pelaku,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya belum diketahui.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia