Oknum ASN Pelaku Penganiayaan Pegawai SPBU di Tuban Ditangkap Polisi Usai Camat Sebut Tempuh Jalur Damai

AKURAT. CO SUMSEL - Media sosial kembali dibuat heboh dengan tindak kekerasan yang dilakukan salah satu oknum ASN asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Oknum ASN berinisial J diduga menganiaya karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, saat sedang antre mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Aksi penganiayaan itu terekam CCTV SPBU Pertamina tersebut kemudian tersebar di media sosial hingga akhirnya viral.
Baca Juga: Kejati Sumsel Bongkar Skandal Distribusi Semen 2018–2022, Dirut PT KMM Ikut Dijerat
Akibat tindakan oknum ASN tersebut, 4 pegawai SPBU dilaporkan mengalami luka-luka hingga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Salah satu korban paling parah bahkan dilaporkan sampai harus operasi lantaran mengalami patah tulang hidung dan kesulitan bernapas akibat pukulan pelaku. Berikut rangkuman fakta-faktanya;
Kronologi Peristiwa
Baca Juga: Cuma Punya Satu Remote Motor? Siap-Siap Keluar Biaya Hingga Rp2 Juta Jika Hilang
Salah seorang korban bernama Ferdi mengatakan, peristiwa penganiayaan terhadap sejumlah karyawan SPBU tersebut terjadi sekira pukul 18.45 WIB pada Sabtu (7/2/2026).
Saat itu, pelaku yang mengendarai mobil berwarna hitam dengan seorang penumpang hendak melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut.
Mobil pelaku posisinya antre tepat berada di belakang pengendara motor matic yang juga mengantre untuk mengisi BBM.
Baca Juga: Drama Sekolah Romantis Siap Tayang, Kim Hyang Gi Jadi Siswi Penulis Novel Cinta
Saat mengantre, tiba-tiba pelaku turun dari mobil menghampiri korban yang sedang melayani pembeli dan menjambak rambut korban.
Aksi kekerasan itu sempat dilerai rekan korban, tetapi pelaku justru semakin menjadi. Mandor SPBU, Ali Nasroh yang melihat kejadian ini malah dipukul di bagian perut saat mencoba menanyakan duduk perkara.
Operator SPBU lainnya, Prasojo mengalami luka paling parah, wajahnya dipukul hingga terjatuh, hidungnya mengalami pendarahan, dan kakinya sempat diinjak oleh pelaku saat berniat untuk melerai.
Baca Juga: Drama Sekolah Romantis Siap Tayang, Kim Hyang Gi Jadi Siswi Penulis Novel Cinta
Prasojo kini harus dirawat di rumah sakit.
Riswandi, seorang tukang kebersihan di SPBU juga turut melerai namun justru dipukul pada bagian pipi kiri hingga bengkak.
Setelah melampiaskan emosinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian bersama rekannya.
Baca Juga: Beban Daerah Tembus Rp500 Miliar, Sumsel Desak Tambang Tinggalkan Jalan Umum
Pelaku Pegawai Kecamatan
Berdasarkan keterangan video rekaman aksi penganiayaan terhadap sejumlah pegawai SPBU yang viral di media sosial, J diketahui merupakan seorang staf Kecamatan Parengan dan bertugas di bidang PMD sekaligus sopir pribadi Camat Parengan.
Baca Juga: Sebut Dirinya Aset Bangsa, Ammar Zoni Tulis Surat ke Presiden Minta Abolisi hingga Amnesti
Camat Parengan Sebut Akan Selesaikan Secara Kekeluargaan
Sementara itu, Camat Parengan, Darmadin Noor membenarkan pria dalam video itu adalah pegawai di kantor camat Parengan.
Kendati demikian, Darmadin menyatakan keinginan untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan saja atau menempuh jalur damai.
Baca Juga: Haus Hilang Seketika! 5 Jus Segar Ini Cocok Dinikmati Saat Suhu Meningkat
Polisi Tangkap Pelaku J
Baca Juga: Sering Gelisah Saat Kerja? Coba 5 Cara Efektif Menenangkan Hati Ini
Di sisi lain, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan menegaskan proses hukum telah dilakukan oleh tim satreskrim polres Tuban usai para korban melaporkan kejadian ini ke pihaknya.
Saat ini, pelaku J telah ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga sudah meminta keterangan terhadap 4 korban dan dua saksi.
Bobby berjanji, polisi akan mengusut dan menyampaikan hasil pemeriksaan pelaku, trutama terkait motif dan kronologi lengkapnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









