7 Fakta 3 Polisi Way Kanan Tewas Ditembak, Pelaku Serahkan Diri hingga Kawasan Hitam Judi Sabung Ayam

AKURAT. CO SUMSEL - Tewasnya 3 polisi di Way Kanan saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam menggegerkan jagat maya.
Peristiwa ini terjadi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan pada Senin (17/3) pukul 16.50 WIB.
Ketiga korban itu adalah AKP Anumerta Lusiyanto, Aipda Anumerta Petrus Aprianto, dan Briptu Anumerta Ghalib.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Tanggapi Percepatan CPNS dan PPPK: “Tetap Sesuai Aturan Pusat”
Akurat. Co Sumsel berhasil merangkum fakta-fakta terkait peristiwa tersebut sebagai berikut:
Kronologi Penembakan
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengungkap sedikit kronologi penembakan.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Shalat Subuh Kota Palembang Rabu 19 Ramadhan 1446 H
Menurutnya, pada Senin (17/3) anggota Polres Way Kanan mendatangi lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Lampung.
Setiba di lokasi, belasan anggota kepolisian itu langsung ditembaki oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan 3 korban meninggal dunia termasuk Kapolsek Negara Batin, AKP Anumerta Lusiyanto.
Baca Juga: 5.437 Jamaah Haji Sumsel Telah Lunasi Bipih, Pelunasan Tahap Dua Dibuka 24 Maret
Hasil Autopsi
Hasil autopsi mengungkapkan tiga korban polisi ditembak di Way Kanan hingga tewas mengalami luka fatal.
AKP Anumerta Lusiyanto, mengalami luka tembak pada dada kanan dan proyektil ditemukan di rongga dada kiri.
Baca Juga: Pemkot Palembang Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen, Ini Strateginya!
Aipda Anumerta Petrus Aprianto mengalami luka tembak pada mata kiri. Proyektil ditemukan di tempurung kepala.
Briptu Anumerta M Ghalib Surya Nanta mengalami luka tembak pada bibir kiri, proyektil ditemukan di tenggorokan.
12 Selongsong Peluru Ditemukan di TKP
Baca Juga: Kondisi Tanah Labil Picu Longsor di TPU Palembang, Makam Rusak Parah
Sebanyak 12 selongsong peluru ditemukan saat olah TKP di lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan.
Kapolda Lampung Irjen Hemly Santika mengatakan jika ke 12 selongsong peluru tersebut nantinya akan dilakukan proses identifikasi menggunakan laboratorium forensik berikut arah tembakannya.
Korlantas Polri Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Baca Juga: Kondisi Tanah Labil Picu Longsor di TPU Palembang, Makam Rusak Parah
Dunia kepolisian tengah berduka atas insiden tewasnya tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung akibat ditembak saat menggerebek judi sabung ayam.
Atas hal itu, Polri secara serempak menggelar salat gaib untuk ketiga anggota yakni AKP Anumerta Lusiyanto, Aipda Anumerta Petrus Aprianto, dan Briptu Anumerta Ghalib, termasuk di Korlantas Polri.
Selain itu, sebagai bentuk penghormatan terhadap gugurnya ke 3 polisi di Way Kanan Korlantas Polri juga mengibarkan bendera setengah tiang di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta.
Baca Juga: KPU Empat Lawang Siapkan 260 Ribu Surat Suara untuk Pemungutan Suara Ulang Pilkada
Pelaku Penembakan Sudah Menyerahkan Diri
3 polisi di Way Kanan tewas saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam.
Diduga, ketiganya tewas akibat ditembak oleh oknum TNI.
Baca Juga: Arus Mudik Lebih Tertib, Dishub Sumsel Batasi Angkutan Barang Mulai 24 Maret
Ada dua pelaku dalam kejadian tersebut, yakni Kopka Basar dan Peltu Lubis.
Keduanya kini sudah meyerahkan diri dan diamankan untuk selanjutnya dilakukan investigasi lebih mendalam.
Polisi Bentuk Tim Gabungan Khusus
Baca Juga: Es Alpukat Susu, Minuman Segar Buka Puasa yang Menggoda Selera
Pihak kepolisian membentuk tim gabungan khusus untuk mendalami kasus ini.
Kapendam 2 Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syahputra Siregar menjelaskan secara singkat duduk perkara yang tengah terjadi.
Menurutnya, penembakan terjadi saat tim melakukan penggerebekan judi sabung ayam.
Baca Juga: Viral! Pertalite di Palembang Diduga Bercampur Air, Begini Penjelasan SPBU
Lalu pada saat itu kepolisian memberikan tembakan peringatan.
Ternyata ada tembakan balik dari lokasi kejadian.
"Itu yang harus dipahami, siapa yang menembak dan senjata yang digunakan apa. Itu masih diinvestigasi oleh tim," ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Palembang Gelar Pasar Murah, Warga Antusias Berburu Sembako Murah
Polisi Sebut Lokasi Judi Sabung Ayam adalah Kawasan Hitam
Pihak kepolisian menyebut, dari kasus penembakan ini banyak hal yang perlu dibuktikan.
Contoh proyektil atau balistik itu masih dalam pengecekan.
Lalu senjatanya, sampai dengan detik ini belum ditemukan sehingga masih dalam proses pencarian.
"Kita harus memahaminya. Bahwa daerah lokasi untuk sambung ayam itu, merupakan daerah kawasan hitam. Artinya senjata-senjata yang beredar yang turun-temurun kalau diketahui itu, sudah jadi perbincangan umum. Buat di mana, dapat dari mana, bahannya dari mana, dan digunakan untuk apa, masih kita investigasi," ujar Kapendam 2 Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syahputra Siregar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









