Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SD di Palembang, Polisi Tunggu Hasil Visum untuk Pastikan Penyebab Luka

AKURAT.CO SUMSEL Kasus dugaan penganiayaan terhadap FR (7), siswi kelas 1 SDN 150 Palembang yang dilaporkan orang tuanya ke polisi, kini tengah menjadi perhatian publik.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, memastikan pihaknya serius menangani laporan tersebut dan tengah menunggu hasil visum et repertum untuk memastikan penyebab luka pada wajah korban.
“Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan anggota Satreskrim Polrestabes Palembang, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kami sudah melakukan pemeriksaan visum dan masih menunggu hasilnya,” kata Harryo saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2025).
Menurut Harryo, hasil visum akan menjadi dasar penting dalam menentukan arah penyelidikan, apakah luka pada bagian mata korban disebabkan oleh benturan benda tumpul atau tajam, atau ada faktor lain seperti kondisi medis tertentu.
“Hasil visum akan memberikan gambaran awal tentang peristiwa yang terjadi. Dari situ nanti bisa diketahui apakah benar ada unsur kekerasan atau tidak,” ujarnya.
Baca Juga: PWI Pusat Luncurkan Empat Ajang Penghargaan Jelang HPN 2026, Siapkan Hadiah Lebih dari Rp500 Juta
Ia juga menegaskan, penyidik telah memeriksa empat orang saksi, termasuk kepala sekolah, wali kelas, dan guru pengganti. Proses pemeriksaan ini dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan yang dapat memperjelas duduk perkara.
“Kami menghargai laporan dari orang tua korban, dan saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan serta bukti pendukung dari pihak sekolah,” lanjut Harryo.
Selain itu, polisi juga tengah mencocokkan hasil pemeriksaan awal dari puskesmas yang sempat menangani FR. Berdasarkan laporan medis sementara, korban mengalami bintik merah di bagian mata sebelum akhirnya membengkak dan memerah beberapa hari kemudian.
“Kami akan mencocokkan hasil visum dengan pemeriksaan puskesmas sebelumnya, karena disebutkan awalnya ada bintik merah yang kemudian menjadi merah di kedua mata,” jelasnya.
Harryo menambahkan, berdasarkan informasi dari pihak sekolah, korban diketahui memiliki riwayat batuk berkepanjangan selama hampir sebulan dan sempat mengalami kesulitan belajar hingga dipindahkan dari bangku belakang ke deretan depan kelas.
“Semua fakta ini masih kami kumpulkan untuk dianalisis secara utuh. Hasil visum nanti akan menjadi titik terang,” tutupnya.
Kasus ini bermula ketika Sukrisnawati (40), ibu korban, melapor ke Polrestabes Palembang pada Senin (3/11/2025).
Ia mengaku kaget saat menjemput anaknya pulang sekolah dan mendapati kedua mata FR lebam serta memerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








