Emas Batangan 100 Gram Senilai Rp 240 Juta Raib, Korban Baru Sadar Setelah Pindahi Brankas

AKURAT.CO SUMSEL Mia Pumi Astuti (32), seorang warga Kecamatan Kemuning, mendatangi Polrestabes Palembang pada Selasa (25/11/2025) pagi untuk melaporkan hilangnya satu keping emas logam mulia seberat 100 gram yang ditaksir senilai Rp 240 juta.
Logam mulia itu dilaporkan hilang dari dalam rumahnya yang berada di Jalan Kerinci, Komplek Taman Indah Kehutanan, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang Alang Palembang.
Di hadapan petugas piket, Mia menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu (15/11/2025) siang, namun ia baru menyadari kehilangan tersebut belakangan.
Menurut korban, ia baru saja pindah rumah pada 27 Agustus lalu. Karena belum memiliki brankas (lemari besi) yang memadai, ia memutuskan menyimpan tas berisi perhiasan dan kepingan logam mulia tersebut di tempat yang ia anggap aman.
Baca Juga: Nilmaizar Puji Anak Asuhnya Punya Mental Juara, Tetap Tidak Panik
"Baru pindahan Pak. Jadi saya simpan di dalam tas, perhiasan dan kepingan logam mulia, setelah ditaruh di lemari laci tumpukan baju," ungkap Mia.
Mia baru pulang dari perjalanan luar kota, tepatnya dari Lampung, pada 15 November 2025. Setibanya di rumah, ia berniat mengecek barang-barang berharga miliknya yang sudah dipindahkan ke dalam brankas baru.
Saat itulah Mia kaget bukan kepalang. Emas logam mulia seberat 100 gram yang ia simpan di tumpukan baju sudah raib.
"Saat itu saya langsung mengecek barang-barang saya yang sudah dipindahkan ke brankas. Saya tidak menuduh siapa-siapa Pak. Oleh itulah saya melapor kesini. Berharap atas laporan saya pelaku bisa tertangkap," harapnya.
KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Yudi Setiawan, melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany, membenarkan telah diterimanya laporan pencurian tersebut.
"Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang guna melakukan penyidikan untuk menangkap pelakunya," tutupnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









