Uang Rp12,3 Juta di Rekening di Bank Mendadak Raib, Gadis di Palembang Menangis Sambangi Polrestabes

AKURAT.CO SUMSEL Harapan Eca Dwi Meifiani (21) untuk menabung demi masa depan mendadak sirna. Warga Rusun Blok 08, Kecamatan Bukit Kecil ini harus menelan pil pahit setelah saldo di rekening Bank BRI miliknya hilang secara misterius hingga mencapai belasan juta rupiah tanpa ada transaksi yang ia lakukan.
Tak terima dengan raibnya uang tabungan tersebut, Eca akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Kamis (15/1/2026) sore untuk melaporkan dugaan pencurian saldo rekening.
Kejadian ini baru disadari korban saat dirinya mendatangi Kantor BRI Unit Cinde di Jalan Letkol Iskandar pada Rabu sore (14/1/2026). Niat hati ingin memastikan jumlah tabungannya, Eca justru terkejut melihat angka saldo yang berkurang drastis.
"Saya baru tahu pas mengecek di bank. Saldo saya sudah berkurang jauh tanpa sepengetahuan saya. Ada dua kali transaksi penarikan yang tidak pernah saya lakukan," ungkap Eca dengan raut wajah penuh kesedihan.
Baca Juga: Dua Pelaku Penggeroyokan Pesan Wanita Legat MiChat Berhasil Ditangkap Polisi
Berdasarkan data yang dihimpun, uang milik korban ditarik dalam dua tahap dengan nominal yang cukup besar. Transaksi pertama sebesar Rp8,8 juta, disusul transaksi kedua senilai Rp3,5 juta. Akibatnya, total kerugian yang dialami gadis malang ini mencapai Rp12,3 juta.
Eca mengaku tidak pernah memberikan data pribadi, PIN, maupun kode OTP kepada siapapun. Ia berharap pihak kepolisian dan perbankan dapat menelusuri ke mana aliran dana tersebut bermuara.
"Saya sangat berharap kasus ini bisa terungkap. Uang itu hasil jerih payah saya, semoga bisa kembali lagi," harapnya.
Laporan korban telah resmi diterima oleh pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini menambah daftar panjang laporan terkait kejahatan siber atau skimming yang menyasar nasabah perbankan.
KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, melalui Pamapta Ipda Ammar, membenarkan adanya laporan terkait dugaan pencurian uang di rekening bank tersebut.
"Laporan sudah kami terima. Anggota piket SPKT telah mengambil keterangan awal dan selanjutnya berkas akan diserahkan ke Unit Reskrim untuk ditindaklanjuti secara teknis," jelas Ipda Ammar. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









