Modus Penipuan Update Data Pensiun Disdukcapil, Tabungan PNS di Palembang Ludes Belasan Juta

AKURAT.CO SUMSEL Waspada bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendekati masa purna tugas. Sindikat penipuan dengan mencatut nama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini tengah mengincar para calon pensiunan di Palembang.
Nasib malang menimpa Noviarti (57), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang harus kehilangan uang sebesar Rp 15,8 juta setelah terjebak dalam rayuan telepon gelap.
Tak terima tabungannya raib, warga Jalan Ki Merogan, Kertapati ini resmi melapor ke Mapolrestabes Palembang, Selasa (13/1/2026).
Peristiwa bermula pada Senin (12/1/2026) siang, saat korban menerima telepon dari orang tak dikenal yang mengaku sebagai petugas Disdukcapil.
Pelaku tampak sudah memetakan targetnya dengan sangat rapi. Ia menyebutkan bahwa korban dalam waktu dekat akan memasuki masa pensiun dan memerlukan pemutakhiran data.
"Dia (pelaku) bilang saya sebentar lagi pensiun, dan memang itu benar. Saya diminta mengikuti arahannya untuk pengurusan dokumen tersebut," ujar Noviarti di hadapan petugas kepolisian.
Baca Juga: Kronologi IRT di Palembang Melahirkan di Teras Mushola
Di bawah pengaruh pembicaraan telepon yang persuasif, korban seolah tak sadarkan diri. Tanpa rasa curiga, ia menuruti perintah pelaku untuk menuju ke mesin ATM dan melakukan serangkaian transaksi pengiriman uang ke rekening atas nama Fathurizki.
Korban baru menyadari dirinya menjadi korban penipuan setelah berbincang dengan rekannya. Saat memeriksa saldo di layar ATM, Noviarti terkejut mendapati uang belasan juta rupiah miliknya sudah berpindah tangan.
"Saya benar-benar tidak sadar saat mengirim uang itu. Baru sadar setelah teman bilang itu modus penipuan. Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap," harapnya dengan nada penuh sesal.
Laporan korban telah diterima oleh pihak kepolisian dengan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.
KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo menegaskan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus ini.
"Laporan sudah kami terima. Selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut guna melacak identitas pemilik rekening dan pelaku," tegas Ipda Hendra. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









