Modus Pinjam Motor untuk Jemput Istri, Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Penggelapan Penumpang

AKURAT.CO SUMSEL Nasib pilu menimpa Herdi Gunawan (19), seorang driver ojek online (ojol) asal Banyuasin. Niat hati ingin mencari nafkah, pemuda ini justru kehilangan sepeda motornya setelah tertipu modus licin penumpangnya sendiri di kawasan Seberang Ulu I, Palembang.
Peristiwa penggelapan tersebut terjadi di Jalan Perumahan Taman Ogan Permai, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, pada Senin (19/1/2026) pagi.
Kejadian bermula saat Herdi mendapatkan pesanan (orderan) di lokasi tersebut. Setibanya di titik jemput, ia bertemu dengan seorang pria yang merupakan calon penumpangnya. Namun, bukannya minta diantarkan ke tujuan, pelaku justru mengajak korban mengobrol dan melancarkan rayuan mautnya.
Kepada Herdi, pelaku berdalih meminjam sepeda motor korban sebentar dengan alasan ingin menjemput istrinya yang tak jauh dari lokasi tersebut. Karena merasa kasihan dan menaruh rasa percaya, Herdi pun menyerahkan kunci motornya kepada orang asing tersebut.
Baca Juga: Dituduh Selingkuh Lewat TikTok, Perempuan di Palembang Lapor Polisi
"Itulah pak modusnya. Dia bilang pinjam motor sebentar mau jemput istrinya. Saya percaya saja karena dia pelanggan," keluh Herdi saat memberikan keterangan di kantor polisi.
Setelah ditunggu cukup lama, pelaku tak kunjung kembali ke lokasi awal. Herdi pun mulai panik dan menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban tindak pidana penggelapan. Akibat kejadian ini, korban kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha Nmax berwarna hitam dengan nomor polisi BG 6734 JAX.
Sadar telah tertipu, korban yang merupakan warga Jalan Kebun Jeruk, Lorong Gotong Royong, Banyuasin ini langsung mendatangi Polrestabes Palembang untuk membuat laporan resmi.
"Saya sangat berharap pelaku bisa segera ditangkap dan motor saya bisa kembali, karena itu alat saya mencari makan sehari-hari," harapnya.
Laporan korban telah diterima oleh pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Panit Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Hendra, membenarkan adanya pengaduan terkait dugaan penggelapan kendaraan tersebut.
"Benar, laporan korban sudah kami terima. Saat ini laporan tersebut akan kami serahkan ke Unit Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tegas Ipda Hendra.(Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









