5 Fakta Kasus Alvaro, Motif Pembunuhan hingga Pelaku Gantung Diri Usai Jadi Tersangka

AKURAT. CO SUMSEL - Kisah tragis yang dialami Alvaro Kiano Nugroho hingga kini masih menjadi perhatian publik.
Sejumlah fakta terbaru terkait kematian bocah berusia 6 tahun itu juga mulai terungkap.
Mulai dari kronologi pembunuhan 8 bulan lalu sampai akhirnya ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan hanya tersisa kerangka, termasuk motif di baliknya.
Baca Juga: Mendagri Laporkan Stabilitas Inflasi ke Presiden, Soroti Kesenjangan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Berikut fakta-fakta terbarunya:
Kronologi Pembunuhan
Sebelum dibunuh, Alvaro diculik oleh seorang pria bernama Alex Iskandar yang tak lain adalah ayah tirinya.
Baca Juga: Jangan Biarkan Mendung Hentikan Kesegaran Anda! 4 Minuman Ini Wajib Dicoba
Alvaro diculik di salah satu masjid di wilayah Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Saat diculik, Alvaro disebut menangis terus menerus, hingga akhirnya pelaku pun membekap Alvaro sampai bocah itu meninggal.
Setelah meninggal, Alvaro lalu dibungkus plastik oleh pelaku dan dibuang.
Baca Juga: Info Pemadaman Listrik Selasa 25 November 2025, Hampir Semua Palembang Terdampak
Motif Pembunuhan
Berdasarkan keterangan tersangka, motif pembunuhan Alvaro adalah balas dendam terhadap istri pelaku.
Pelaku menduga istrinya yang saat itu sedang bekerja di luar negeri telah berselingkuh.
Baca Juga: Ini Syarat dan Prosedur Baru Pembuatan KTP bagi Warga yang Baru Berusia 17 Tahun
Jasad Sempat Disimpan Digarasi
Sebelum akhirnya dibuang di Tenjo, jasad Alvaro sempat disimpan di garasi rumah pelaku selama 3 hari.
Posisinya tertutup oleh mobil warna silver yang ada di belakang garasi.
Baca Juga: Dipalak Empat Orang, Sopir Truk Asal Lampung Tewas Ditusuk di Simpang Macan Lindungan
Pada 9 Maret 2025, barulah jasad Alvaro dibuang di wilayah Tenjo, tepatnya di Jembatan Cilalay.
Pelaku Bunuh Diri
Sebelum membongkar penemuan kerangka jasad Alvaro, polisi telah menangkap dan menetapkan ayah tiri Alvaro atau AI sebagai tersangka.
Namun, belum sempat menjalani proses hukum, pelaku sudah mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di ruangan konseling kantor polisi.
Kronologi Penemuan Kerangka Alvaro
Polisi mengungkapkan penemuan kerangka diduga Alvaro ini berawal dari pemeriksaan saksi kunci inisial G.
Saksi kunci ini adalah orang yang mengenal pelaku.
Dari keterangan saksi G itu, polisi kemudian melakukan pencarian dengan bantuan anjing pelacak K9 ke lokasi tersangka AI membuang jasad Alvaro.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









