Pelaku Pembunuhan Pengusaha Kemplang di Palembang Ditangkap di Bandung Setelah Buron Sepekan

AKURAT.CO SUMSEL – Misteri pembunuhan sadis terhadap pengusaha kemplang di Palembang akhirnya terungkap.
Tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel bersama Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil meringkus pelaku utama yang merenggut nyawa Darma Kusuma (52) di ruko sekaligus kediamannya di Jalan Pengadilan, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I.
Pelaku yang diketahui bernama Dian Satria (39) diamankan di persembunyiannya di Kota Bandung pada Rabu (3/12/2025), seminggu setelah kejadian yang mengguncang warga Palembang tersebut.
Baca Juga: Jadwal Terbaru Timnas U 22 di Sea Games 2025 Thailand Usai Kamboja Undur Diri
Penangkapan dilakukan setelah polisi mengumpulkan keterangan dari para saksi, menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta mengolah sejumlah petunjuk yang mengarah pada identitas pelaku.
Upaya pengejaran sempat berlangsung intens karena pelaku langsung kabur ke luar kota sesaat setelah melakukan aksinya pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono, melalui Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan, membenarkan keberhasilan penangkapan tersebut.
Baca Juga: Fenomena Paradoks Sumsel, Kebutuhan Uang Tunai Melonjak di Tengah Ledakan Pengguna QRIS
“Benar mas, pelaku sudah kita tangkap oleh tim gabungan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025) malam.
Terkait motif dan detail peristiwa pembunuhan tersebut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Masih kita dalami mas. Nanti yah,” tambahnya singkat.
Baca Juga: Bukan Pengurangan Kuota, Gubernur Sumsel Jelaskan Aturan Baru SPBU Solar Hanya Pengaturan Lokasi
Aksi Sadis yang Merenggut Nyawa
Kasus ini bermula dari penemuan Darma Kusuma yang merupakan pengusaha kemplang di Palembang, tewas dengan luka gorok di dalam rukonya.
Sementara istrinya, Yeni Kawi (40), ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka serupa di bagian leher.
Baca Juga: Miris! IRT di Palembang Alami KDRT Sekaligus Dikeroyok Suami dan Keluarga Mertua
Yeni langsung dilarikan ke RS Charitas Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa tersebut membuat warga sekitar heboh.
Area ruko korban mendadak dipenuhi warga yang penasaran, sementara polisi segera memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Baca Juga: Mahasiswi Palembang Diperas Rp 500 Ribu, Korban Ancaman Penyebaran VCS
Ketua RT 29 setempat, Dedi, mengatakan bahwa ia datang setelah mendengar keramaian warga.
“Informasinya ada dua korban, suami meninggal dan istrinya kritis karena digorok,” ujarnya.
Polisi juga mengerahkan anjing pelacak K9 untuk menelusuri jejak pelaku pada malam kejadian.(Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









