Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis di Akhir Pekan, Tak Sampai Rp16,5 Juta per Suku

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas perhiasan Palembang kembali melandai usai melonjak hingga Rp1,1 juta per suku pada Rabu (4/2/2026).
Penurunan harga hari ini berkisar Rp150 ribu-Rp300 ribu per suku.
Penurunan ini membuat harga emas kembali ke level Rp16 jutaan per suku.
Baca Juga: Cara Menghadapi Rasa Minder di Lingkungan Sosial agar Percaya Diri dan Berkembang
Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Jumat, 6 Februari 2026.
Toko Laris Pasar 16
Harga emas di toko Laris hari ini turun Rp150 ribu usai naik hingga Rp900 ribu pada Rabu (4/2/2026).
Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Aktifkan Kembali BPJS Kesehatan PBI, Bisa Dilkukan dari Rumah
Untuk kalung dan gelang hari ini dibanderol Rp16,2 juta per suku.
Sedangkan untuk cincin turun jadi Rp16,3 juta per suku.
Harga tersebut sudah termasuk ongkos produksi perhiasan dengan emas kadar 22 karat atau 92 persen.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Lebih Murah, Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat 100 Persen
Toko Anda Palembang
Harga emas di Toko Anda turun Rp300 ribu per suku hari ini.
Penurunan tersebut menjadikan harga emas turun ke level Rp16 juta per suku.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tren, Ini 5 Manfaat Balance Bike untuk Tumbuh Kembang Anak yang Luar Biasa
Harga tersebut berlaku untuk kalung, cincin, dan juga gelang.
Terkait potongan biaya penjualan, kini toko Anda menarifkan potongan 4 persen dari harga emas setelah sebelumnya Rp500 ribu per suku.
Penyebab Harga Emas Berubah-ubah
Baca Juga: 4 Ide Outfit Jumat yang Sopan tapi Tetap Stylish: Dari Gaya Kantor hingga Hangout!
Harga emas masih bisa berubah-ubah setiap waktunya, sekalipun dalam satu hari yang sama.
Biasanya perubahan harga emas dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah ataupun kondisi geopolitik terkini.
Ketegangan antar negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, China hingga Rusia juga bisa menjadi penyebab harga emas mengalami perubahan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









