Sumsel

DP 1 Persen hingga Tenor 30 Tahun, Ini Tawaran Danantara Housing Expo 2026

Kurnia | 8 Agustus 2026, 19:00 WIB
DP 1 Persen hingga Tenor 30 Tahun, Ini Tawaran Danantara Housing Expo 2026
CEO Danantara Rosan Roeslani

AKURAT.CO SUMSEL Danantara menyiapkan lebih dari 200.000 pilihan hunian dalam Danantara Housing Expo 2026. Pameran ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat, termasuk generasi muda, terhadap kepemilikan rumah.

Danantara Housing Expo 2026 akan digelar pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan persoalan kepemilikan rumah tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan dan harga hunian. Kemampuan masyarakat dalam mengakses pembiayaan juga menjadi faktor penting.

Menurut dia, calon pembeli membutuhkan informasi yang lebih mudah mengenai harga rumah, lokasi, hingga skema pembiayaan yang sesuai dengan kondisi keuangan.

"Kami ingin menghadirkan ekosistem yang memudahkan masyarakat memiliki rumah," kata Rosan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Melalui pameran tersebut, calon pembeli dapat melihat berbagai pilihan rumah sekaligus berkonsultasi mengenai pembiayaan dengan pengembang dan lembaga perbankan.

Danantara menyebut sejumlah pilihan pembiayaan yang tersedia menawarkan uang muka mulai 1 persen, suku bunga atau margin mulai 2,75 persen, serta tenor hingga 30 tahun.

Baca Juga: Video Santri dengan Mata Lebam Viral, Polda Sumsel Periksa Dugaan Penganiayaan di Ponpes

Beberapa produk juga menyediakan skema angsuran bertahap atau step-up sesuai ketentuan masing-masing lembaga pembiayaan.

Namun, setiap fasilitas pembiayaan tetap memiliki persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi calon debitur.

Sasar MBR hingga Non-MBR

Lebih dari 200.000 pilihan hunian yang disiapkan dalam expo tersebut mencakup rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun segmen non-MBR.

Danantara juga mempertemukan pengembang dengan bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan perbankan syariah. Pengunjung dapat memperoleh informasi sekaligus melakukan simulasi pembiayaan sebelum menentukan rumah yang akan dibeli.

Rosan menilai pendekatan tersebut diperlukan karena pola pendapatan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin beragam.

Sebagian pekerja memiliki lebih dari satu sumber penghasilan, baik melalui pekerjaan sampingan maupun sumber pendapatan tambahan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan pembiayaan rumah semakin beragam.

"Rumah-rumah tersebut juga dirancang agar dapat dibeli masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik serta mekanisme pembayaran yang lebih baik," ujar Rosan.

Danantara Housing Expo 2026 juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah pemerintah.

Konsep pameran dirancang untuk mempertemukan pengembang, perbankan, lembaga pembiayaan, dan calon pembeli dalam satu ekosistem. Masyarakat dapat membandingkan rumah berdasarkan lokasi, spesifikasi, harga, serta pilihan pembiayaan.

Menurut Danantara, pendekatan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mencari rumah sekaligus mendapatkan informasi mengenai pembiayaannya.

Rosan mengatakan kolaborasi antara sektor properti dan pembiayaan diperlukan agar masyarakat tidak menghadapi proses yang terlalu rumit ketika mulai mencari rumah.

"Kami ingin menghadirkan ekosistem yang memudahkan masyarakat memiliki rumah," ujarnya.

Meski tersedia berbagai pilihan pembiayaan, calon pembeli tetap perlu memperhitungkan kemampuan membayar cicilan dalam jangka panjang.

Besarnya uang muka, cicilan bulanan, kestabilan pendapatan, serta kebutuhan hidup menjadi sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil kredit pemilikan rumah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia