Sumsel

Rupiah Melemah ke Rp18.068 per Dolar AS, Ini Kurs Jual dan Beli di Bank Besar

Kurnia | 9 Juli 2026, 13:01 WIB
Rupiah Melemah ke Rp18.068 per Dolar AS, Ini Kurs Jual dan Beli di Bank Besar

AKURAT.CO SUMSEL Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan pada perdagangan pasar spot, Kamis (9/7/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah hingga kembali berada di atas level Rp18.000 per dolar AS.

Berdasarkan data perdagangan pagi, rupiah dibuka di level Rp18.068 per dolar AS. Selama sesi perdagangan, nilai tukar rupiah sempat bergerak di kisaran Rp18.070 hingga Rp18.092 per dolar AS seiring meningkatnya tekanan dari faktor eksternal.

Pelemahan ini menandai kembalinya rupiah ke atas level psikologis Rp18.000 per dolar AS setelah sekitar satu bulan terakhir berada di bawah angka tersebut.

Kondisi tersebut juga membuat rupiah menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terbesar di kawasan Asia pada perdagangan pagi ini.

Bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang akan melakukan transaksi valuta asing, pergerakan kurs harian menjadi acuan penting karena dapat memengaruhi biaya transaksi, impor, hingga investasi.

Sementara itu, kurs jual dan kurs beli dolar AS di sejumlah bank nasional pada Kamis pagi masih bervariasi.

Baca Juga: Potongan Aplikasi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Pengemudi Mengaku Pendapatan Belum Berubah

Berdasarkan kurs yang berlaku pada Kamis (9/7/2026), BCA menetapkan kurs beli dolar AS sebesar Rp17.795 dan kurs jual Rp18.070. Bank Mandiri mematok kurs beli Rp17.770 dan kurs jual Rp18.070, BNI menetapkan kurs beli Rp17.970 dan kurs jual Rp18.070, sedangkan BRI menetapkan kurs beli Rp17.828 dengan kurs jual Rp18.031.

Perlu diketahui, kurs beli merupakan harga yang digunakan bank untuk membeli dolar AS dari nasabah, sedangkan kurs jual adalah harga yang ditetapkan bank saat menjual dolar AS kepada nasabah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia