Sumsel

6 Fakta Kebakaran Gedung Terra Drone: Damkar Gunakan Alat Khusus hingga Dugaan Kelalaian Kantor

St Shofia Munawaroh | 10 Desember 2025, 15:35 WIB
6 Fakta Kebakaran Gedung Terra Drone: Damkar Gunakan Alat Khusus hingga Dugaan Kelalaian Kantor

AKURAT. CO SUMSEL - Kebakaran yang melanda gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Peristiwa itu menyebabkan 22 orang meninggal dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Salah seorang saksi mata menyebut kebakaran diawali dengan padamnya listrik mendadak yang disusul dengan suara teriakan minta tolong dari dalam gedung.

Baca Juga: Regulasi Tak Kunjung Terbit, Penetapan UMP Sumsel 2026 Terancam Molor

Tak lama, terlihat kepulan asap dari dalam gedung yang akhirnya membuat warga sekitar panik.

Berikut fakta-fakta seputar kebakaran gedung Terra Drone yang berhasil dihimpun Akurat.co Sumsel dari berbagai sumber. 

Fakta-fakta Kebakaran Gedung Terra Drone

Baca Juga: Banjir Sumatra Pasokan Bawang dan Cabai ke Palembang Terhambat, Pemkot Cari Solusi

1. Kronologi dan Penyebab Kekabaran

Kapolres Metro Jakpus Kombes Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan kebakaran bermula dari lantai 1.

Sumber api diduga berasal dari baterai yang berada di lantai 1 yang terbakar.

Baca Juga: Siap Meluncur Global, Xiaomi 17 Diperkirakan Rilis Januari 2026

Kebakaran itu awalnya sempat dipadamkan oleh karyawan.

Namun api makin besar hingga asapnya menyebar ke lantai 6. 

2. Jumlah Korban Meninggal Capai 22 Orang

Baca Juga: Emas Perhiasan Palembang Masih Stabil, Termahal Tetap di Angka Rp13,5 Jutaan per Suku

Berdasarkan data terakhir kepolisian pada Selasa (9/12/2025), total jumlah korban meninggal mencapai 22 orang yang terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki.

Susatyo mengatkana, rata-rata korban meninggal diduga karena lemas akibat kehabisan oksigen.

Dugaan ini diperoleh dari identifikasi damkar dan petugas kepolisian pada saat di lokasi.

Baca Juga: Sungai Burnai Meluap Akibat Curah Hujan, Empat Rumah di OKU Timur Ditinggal Mengungsi

Terlebih, kebakaran terjadi pada saat jam istirahat kantor. 

3. Kerahkan 100 Lebih Personel Damkar

Sebanyak 101 personel dan 28 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Baca Juga: Motor Cepat Habis Bensin? Ini 5 Penyebab Utama yang Perlu Diwaspadai

Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 12.40 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.32 WIB. 

4. Damkar Harus Gunakan Alat Khusus

Petugas damkar harus menggunakan alat khusus, bronto skylift, hingga memecahkan kaca untuk mengevakuasi korban lantaran asap di dalam gedung yang sudah pekat.

Baca Juga: Motor Cepat Habis Bensin? Ini 5 Penyebab Utama yang Perlu Diwaspadai

Selain menggunakan alat khusus untuk menambah oksigen dan evakuasi korban, petugas juga memecahkan sejumlah kaca kaca gedung agar akses lebih mudah.

5. Olah TKP Soroti Akses Gedung Hanya Satu Pintu

Plt. Kabid Fiskomfor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, mengungkapkan, gedung Kantor Terra Drone hanya memiliki satu pintu akses untuk masuk dan keluar.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026, Ada 104 Laga Mulai Dini Hari hingga Siang

Padahal, bangunan yang terbakar pada Selasa (9/12/2025) itu terdiri atas enam lantai.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyoroti lemahnya sistem keamanan dan evakuasi gedung tersebut usai meninjau lokasi kebakaran.

Ia menegaskan bahwa gedung enam lantai tersebut tidak memiliki kesiapan standar keselamatan.

Baca Juga: Qorin2: Saat Perundungan yang Dibiarkan Memanggil Jin 'Pendamping' Manusia

6. Polisi Dalami Dugaan Kelalaian

Polisi akan melakukan pendalaman terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan gedung Terra Drone terbakar.

Polisi juga akan mendalami izin operasional dari gedung tersebut. Dari hasil pemeriksaan saksi sementara, penyebab kebakaran diduga bersumber dari baterai drone yang terbakar.

Meski begitu, dia mengatakan keterangan ini akan didalami lewat pemeriksaan tim labfor untuk mengetahui titik sumber api pertama dari kebakaran. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.