Emas Perhiasan Palembang Cetak Rekor Harga Tertinggi Lagi, Hampir Tembus Rp12 Juta per Suku

AKURAT. CO SUMSEL - Emas perhiasan Palembang kembali mengalami kenaikan dan mencetak rekor harga tertinggi hari ini.
Kenaikan bahkan mencapai Rp300 ribu per suku dari harga kemarin.
Harga emas perhiasan Palembang hampir menyentuh angka Rp12 juta per suku pada hari ini.
Baca Juga: Tak Perlu Mahal, 5 Rekomendasi Earphone Murah Ini Punya Kualitas Suara yang Jempolan
Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Selasa, 23 September 2025.
Toko Emas Laris Pasar 16
Setelah turun tipis, harga emas perhiasan kembali melonjak tajam hari ini.
Baca Juga: Update Klasemen Pegadaian Championship 2025 Usai Sumsel United Kalahkan Persiraja Banda Aceh
Untuk cincin dibanderol dengan harga Rp11,85 juta atau naik Rp300 ribu per suku dari harga kemarin, Senin (23/9/2025).
Sementara itu, untuk kalung dan gelang dibanderol Rp50 ribu lebih murah menjadi Rp11,8 juta per suku.
Harga tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan perhiasan emas dengan kadar 22 karat atau 92 persen.
Baca Juga: Anti Ribet, 5 Ide Sarapan Mudah dan Cepat untuk Awal Pekan yang Super Sibuk
Kendati demikian, pihak toko tetap mengingatkan bahwa harga masih bisa berubah sewaktu-waktu.
Toko Emas Anda Palembang
Kenaikan harga juga terjadi di toko Anda Palembang.
Baca Juga: Pendaftaran PA PK TNI 2025 Dibuka, Kesempatan Jadi Perwira Bagi Lulusan D4 hingga S2
Hari ini, toko yang terletak di jalan Rustam Efendi ini menjual emas perhiasan di agka Rp11,5 juta per suku atau naik Rp100 ribu dibanding kemarin.
Harga tersebut berlaku untuk semua jenis perhiasan Palembang dan sudah termasuk biaya penjualan dari toko sebesar Rp400 ribu.
Penyebab Kenaikan Harga Emas Perhiasan Palembang
Baca Juga: Pendaftaran PA PK TNI 2025 Dibuka, Kesempatan Jadi Perwira Bagi Lulusan D4 hingga S2
Naiknya harga emas perhiasan Palembang tentu saja mengikuti kenaikan harga emas dunia yang kini sudah menembus lebih dari 3600 dollar AS per ons.
Para pakar bahkan memprediksi harga emas dunia akan terus naik hingga mencapai 5000 dollar AS per ons.
Penyebabnya bisa berbagai faktor.
Termasuk meningkatnya risiko geopolitik, ekonomi, dan perdagangan global yang terus mendorong permintaan aset safe haven. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









