Sumsel

Dikejar, Dilacak dan Diancam, Korban Penganiayaan Oknum Polisi di Palembang Ungkap Teror Oknum Polisi Selama Pacaran

Maman Suparman | 18 April 2025, 17:00 WIB
Dikejar, Dilacak dan Diancam, Korban Penganiayaan Oknum Polisi di Palembang Ungkap Teror Oknum Polisi Selama Pacaran

AKURAT.CO SUMSEL Fakta baru kembali terungkap dalam kasus penganiayaan terhadap Wina Septianty (25), yang dilakukan oleh Bripka RRM, oknum anggota kepolisian yang kini tengah diperiksa oleh Polda Sumsel.

Tak hanya mengalami kekerasan fisik, Wina juga mengaku kerap diintimidasi dan diancam jauh sebelum kasus ini mencuat ke publik.

Wina menceritakan bahwa pelaku sempat membuat keributan besar di rumahnya, bahkan mengancam keluarganya secara langsung di hadapan warga dan Ketua RT.

"Pelaku pernah mendatangi rumah saya, membuat keributan, dan mengancam saya serta keluarga. Kejadiannya sampai mengundang perhatian warga dan Ketua RT yang akhirnya keluar rumah. Saat itu, kami masih memiliki hubungan," kata Wina, Jumat (18/4/2025).

Yang lebih mengejutkan, Wina mengungkap bahwa selama lima tahun mengenal Bripka Rio, dirinya tidak tahu bahwa pria tersebut telah beristri dan memiliki anak.

Baca Juga: Masih Trauma, Korban Penganiayaan oleh Oknum Polisi Mengaku Merasa Terus Dibuntuti

Fakta itu membuat Wina memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka, namun keputusannya justru diikuti oleh teror dan kekerasan.

"Selama lima tahun mengenalnya, kami tidak terus-menerus menjalin hubungan. Saya sering mencoba menjauh karena merasa takut, apalagi setelah mengetahui bahwa dia ternyata sudah memiliki istri dan anak. Saya sempat pergi keluar kota, tapi tetap saja dia mengejar dan melacak keberadaan saya. Saat bertengkar, dia kerap bersikap kasar dan melakukan kekerasan fisik. Saya benar-benar tidak bisa melawan," tuturnya sambil menangis.

Trauma yang mendalam membuat Wina kini hidup dalam ketakutan. Ia merasa terus dibuntuti dan khawatir pelaku akan menyimpan dendam usai kasus ini ditangani hukum.

"Sumpah aku takut. Aku minta tolong, jangan ganggu lagi saya dan keluarga. Saya takut dia dendam setelah ini," pintanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia