Heboh di Medsos! Oknum Polisi Diduga Ancam Pria Pakai Sajam, Kapolrestabes Palembang Beberkan Fakta Ini

AKURAT.CO SUMSEL Pelaku pengancaman mengunakan senjata tajam (sajam) yang videonya viral di media sosial, ternyata merupakan oknum polisi yang bertugas di salah satu Polres di Sumsel.
Dalam video yang beredar, diduga terjadi pengancaman yang dilakukan pelaku mengunakan sajam, jenis pisau Bayonet, yang dipegang dibelakang punggungnya.
Peristiawa ini terjadi di Jalan Talang Buruk, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, Senin (18/12/2023) sekitar pukul 12.40 WIB.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono, menyebut bahwa pelaku saat ini telah diamankan dan sedang dalam pemeriksaan.
“Ini bukan anggota Polrestabes Palembang ya. Dia itu anggota di salah satu Polsek Banyuasin dan bukan perwira, tapi Bintara ya," kata Harryo , Selasa (19/12/2023).
Lebih jauh Kapolrestabes mengungkapkan, bahwa personel tersebut saat ini bertugas di Polsek Muara Padang Polres Banyuasin yakni bernama Bripka EP.
"Iya, sudah diamankan di Polrestabes. Masih diperiksa terkait tindak pengancaman bersajam yang dia lakukan," urainya.
Diberitakan sebelumnya, viral video seorang pria diancam oleh pengemudi yang mengenakan kaos polos putih dan memegang senjata sajam (sajam) jenis pisau Bayonet dengan tangan dibelakang tubuhnya.
Video yang berdurasi 22 detik itu kini tersebar luas di medsos instagram.
Pengancaman ini diketahui terjadi di Jalan Talang Buruk, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, Senin (18/12/2023) sekitar pukul 12.40 WIB.
Menurut korban Dodi Tisna Amijaya (34), kejadian bermula saat dirinya tengah mengendarai mobil Agya bernomor polisi (bernopol) Bg 1067 RJ warna merah yang bersenggolan dengan seorang perempuan yang tidak memiliki sim, yang mengemudikan mobil Fortuner BG 99 ED warna hitam.
Kemudian, sempat terlibat cek cok mulut antara dirinya dan perempuan tersebut.
Tak lama berselang, ayah perempuan itu mendatangi lokasi kejadian di Jalan Basuki Rahmat Palembang, setelah dihubungi oleh perempuan tersebut.
Korban bercerita, dirinya diarahkan ke kawasan Tanjung Buruk Palembang.
Disanalah menurut pengakuan korban, dirinya mendapat ancaman dari pria tersebut.
"Dia ngancam pakai pisau Bayonet. Awalnya saya tidak sadar ternyata dia sudah memegang itu dibelakang punggungnya. Sambil nada mengancam dia juga mencengkram leher saya, teman saya di dalam mobil merekam kejadian yang dia megang Bayonet itu," kata Dodi Tisna Amijaya kepada Akurat.co Sumsel, melalui telpon selulernya, Selasa (19/12/2023).
Masih menurut korban, terlapor juga saat itu mengumbar, bahwa dia banyak mengenal anggota polisi dan menantunya juga polisi.
“Katanya, dia banyak kenal dengan polisi, suami anaknya juga polisi," ujar Dodi Tisna Amijaya.
Dia mengatakan, bahwa dirinya berusaha lari, namun ada dua orang temannya terlapor yang mengendarai sepeda motor memukul mobilnya.
"Ada yang ngejar saya, teman dia. Sambil mukul-mukul mobil. Mereka baru berhenti mengejar waktu saya sudah dekat ke simpang Macan Lindungan," ungkap Dodi Tisna Amijaya.
Akibat kejadian korban langsung melaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang.
“Saya harap pelaku bisa ditangkap polisi dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," jelasnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









