Iran Ajukan 3 Syarat Akhiri Perang dengan Amerika Israel

AKURAT. CO SUMSEL - Ketegangan di kawasan Timur Tengah akibat perang Amerika Serikat Israel dengan Iran kian memanas.
Namun, Iran tetap membuka peluang untuk mengakhiri eskalasi militer ini dengan beberapa syarat.
Hal ini diungkapkan oleh Presiden Iran Masoud Pezeskhian saat melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin pada Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Niat Minta Maaf, IRT di Palembang Malah Dipukul dan Diludahi Tetangga Gegara Anak Tabrakan Sepeda
Dalam percakapan tersebut, Pezeshkian mengisyaratkan Iran mungkin siap kembali ke meja perundingan.
Namun, hal itu bergantung pada tiga syarat yang diajukan Iran kepada Amerika.
Ketiga syarat tersebut antara lain;
Baca Juga: Duel Penentuan di Banten, Nilmaizar Targetkan Sumsel United Putus Tren Kekalahan dari Adhyaksa FC
1. Penghormatan terhadap hak kedaulatan Iran.
2. Kompensasi atas kerusakan yang terjadi di Iran imbas serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari hingga memicu peperangan meluas di Timur Tengah hingga hari ini.
3. Jaminan dari AS-Israel bahwa agresi dan serangan militer serupa tidak akan terulang kembali.
Baca Juga: Daftar Harga iPhone Terbaru Jelang Lebaran 2026, Mulai Rp8 Jutaan hingga Rp43 Juta
Saat ini Iran disebut tengah menunggu respons dari pihak lain, meski mereka berulang kali menegaskan tidak memiliki kepercayaan terhadap pihak tersebut yang dalam hal ini merujuk pada AS.
Seperti yang diketahui, eskalasi militer di kawasan Timur Tengah saat ini dimulai sejak akhir Februari saat Amerika melayangkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Baca Juga: Waspada Microsleep Saat Perjalanan Jauh, Ini Tanda dan Cara Mencegahnya
Serangan tersebut langsung dibalas oleh Iran seketika itu juga. Ribuan orang menjadi korban termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas pada serangan pertama.
Sejak itu, aksi saling serang terus terjadi dan mulai meluas ke negara-negara Teluk Arab.
Baca Juga: Utang Baru RI Tembus Rp185,3 Triliun per Februari 2026, Pemerintah Klaim Masih Sesuai Jalur APBN
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) juga telah dievakuasi secara bertahap dari Iran imbas ketegangan yang semakin memanas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





