Sumsel

Ketegangan Meningkat, Israel Batasi Akses hingga Tahan Imam Masjid Al Aqsa Jelang Ramadan

Septiyanti Dwi Cahyani | 17 Februari 2026, 15:29 WIB
Ketegangan Meningkat, Israel Batasi Akses hingga Tahan Imam Masjid Al Aqsa Jelang Ramadan

AKURAT. CO SUMSEL - Ketegangan antata Palestina dan Israel semakin meningkat beberapa hari menjelang Ramadan.

Otoritas Israel dilaporkan telah menahan Sheikh Muhammad Ali Abbasi, yang merupakan imam terkemuka di Masjid Al-Aqsa.

Tak sampai di situ saja, pasukan zionis itu juga melarang Sheikh Muhammad Ali Abbasi memasuki kompleks masjid selama satu minggu penuh.

Baca Juga: LRT Sumsel Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Gerbong Selama Ramadan 2026, Ini Syaratnya

Penahanan imam Al-Aqsa ini terjadi di tengah meningkatnya tindakan keras Israel di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.

Dalam beberapa bulan terakhir, telah terjadi peningkatan penangkapan dan pembatasan pergerakan terhadap warga Palestina secara signifikan.

Pembatasan Akses ke Kawasan Masjid Al Aqsa

Baca Juga: Tradisi Imlek dari Masa ke Masa, Pertunjukan Barongsai Sampai Angpao Digital

Selain penahanan Sheikh Muhammad Ali Abbasi, Israel juga semakin memperketat pembatasan masuknya jemaah Muslim ke Masjid Al-Aqsa.

Pembatasan ini seringkali dikaitkan dengan alasan keamanan oleh Israel.

Namun, tindakan ini secara efektif membatasi jumlah umat Muslim yang dapat beribadah di situs suci tersebut, terutama selama hari-hari besar keagamaan, termasuk Ramadan.

Baca Juga: Kapan Salat Tarawih Pertama Ramadan 1447 H? Ini Jadwal Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Yerusalem telah mengkonfirmasi adanya penahanan terhadap Sheikh Muhammad Ali Abbasi oleh pasukan Israel.

Ia juga membenarkan jika pihaknya memberlakukan larangan masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa.

Namun, pihak berwenang Israel belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik penahanan dan larangan tersebut. 

Baca Juga: iPhone 17e Dirumorkan Meluncur 19 Februari 2026, Harga Mulai Rp 10 Jutaan?

Serangan Yahudi Semakin Meningkat

Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai video yang beredar di media sosial menunjukkan serangan oleh pemukim ilegal Yahudi terhadap kompleks Masjid Al-Aqsa yang terus meningkat.

Serangan-serangan ini acap kali memantik kemarahan dan kecaman dari umat Muslim di seluruh dunia.

Baca Juga: BPNT Tahap 1 2026 Resmi Cair Rp600.000, Berikut Panduan Cek Penerima Bansos Lewat HP

Kehadiran pemukim Yahudi di kompleks tersebut, yang mereka sebut Bukit Bait Suci, dipandang sebagai upaya untuk mengubah status quo dan menegaskan klaim Yahudi atas situs tersebut.

Masjid Al Aqsa Bagi Umat Muslim

Masjid Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Turun Tipis di Momen Imlek 2026, Saatnya Borong Logam Mulia?

Masjid ini memiliki makna spiritual dan simbolis yang sangat besar bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Kompleks ini juga merupakan pusat kehidupan keagamaan dan budaya Palestina di Yerusalem Timur.

Setiap upaya untuk membatasi akses Muslim ke masjid atau merusak kesuciannya dipandang sebagai serangan langsung terhadap identitas dan warisan Palestina.(*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.