Sumsel

Ratusan WNI dari Iran dan Israel Dievakuasi Via Jalur Darat Buntut Konflik Kian Memanas

St Shofia Munawaroh | 21 Juni 2025, 15:41 WIB
Ratusan WNI dari Iran dan Israel Dievakuasi Via Jalur Darat Buntut Konflik Kian Memanas

AKURAT. CO SUMSEL - Menteri Luar Negeri, Sugiono mengungkap perkembangan evakuasi WNI di dua negara konflik, Iran dan Israel.

Ia mengatakan, saat ini sebanyak 97 WNI di Iran dan 4 WNI di Israel telah dievakuasi dari masing-masing wilayah.

Proses pemindahan dilakukan melalui jalur darat mengingat jalur udara yang tidak kondusif akibat saling adu serang yang masih terus berlangsung.

Baca Juga: OKI Jadi Raja Produksi Ikan di Sumsel, Lampaui Target 82 Ribu Ton

Diketahui, dari 97 WNI itu 93 diantaranya warga sipil, 3 staf kedutaan dan 1 warga asing (Iran) yang menikah dengan WNI.

Menurut laporan Sugiono, saat ini evakuasi 97 WNI sudah berhasil dilakukan melalui jalur darat melewati perbatasan Iran-Azerbaijan.

Saat ini, kata Sugiono, mereka sedang beristirahat di Baku setelah melewati perjalanan darat selama 16 jam.

Baca Juga: Ijazah Dibekukan Sepihak, 55 Alumni Magister UKB Palembang Siap Tempuh Jalur Hukum

Di waktu bersamaan, 4 WNI yang ada di Israel juga sudah berhasil dievakuasi melalui Yordania.

Sehingga, total ada 101 WNI sudah berhasil keluar dari wilayah konflik tersebut.

Hal senada juga disampaikan Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha.

Baca Juga: Kronologi Ibu Asal Lubuk Linggau Datangi KDM, Minta Anaknya Dibina di Barak karena Kecanduan Narkoba

Dalam keterangan tertulis, Judha mengatakan para WNI telah berkumpul dan menginap semalam di safehouse KBRI Teheran.

Namun, ia tak mengungkapkan rincian jumlah WNI yang dievakuasi maupun perkiraan waktu ketibaan para WNI di Indonesia.

Sebelumnya, Menlu telah menetapkan status siaga 2 di KBRI Teheran akibat konflik dengan Israel yang dimulai sejak Jumat (13/6/2025) lalu.

Baca Juga: Tips Mengemudi Mobil di Jalan Menanjak Aman, Nyaman, dan Tidak Panik

Menlu kemudian menaikkan status menjadi Siaga 2 seiring dengan perkembangan situasi yang semakin memanas.

Konflik dimulai dari serangan Israel yang langsung mendapat balasan dari Iran.

Iran seketika meluluhlantakkan Tel Aviv dan Yerussalem dengan serangan ratusan rudal balistik.

Hingga kini, saling adu serang masih terus terjadi seiring dengan pertambahan korban baik infrastruktur maupun militer. (*) 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.