Mengenal Fitur dan Layanan Guruku.com, Aplikasi Bimbel Milik Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN

AKURAT. CO SUMSEL - Dwi Hartono, salah satu terduga dalang di balik pembunuhan Kacab Bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta memiliki bisnis aplikasi bimbel.
Aplikasi bimbel ini diberi nama Guruku.com.
Yakni sebuah platform belajar daring dengan tujuan menjadikan proses belajar lebih menyenangkan.
Baca Juga: Emas Perhiasan Palembang Melonjak Tajam, Tembus Rp10,7 Juta per Suku
Visi Misi Guruku.com
Guruku.com memiliki visi misi yang mulia.
Yakni mencerdaskan anak bangsa, membantu guru dan memberdayakan UMKM.
Baca Juga: Serba Serbi Lowongan Kerja KAI, Formasi, Syarat dan Tahapan Seleksi Pendaftarannya
Fitur dan Layanan Guruku.com
Platform ini dirancang khusus sebagai layanan pendidikan nonformal yang menyasar pelajar yang membutuhkan bimbingan belajar.
Baik pelajar, tenaga pendidik yang ingin meningkatkan keterampilan, termasuk pelaku UMKM yang ingin belajar bisnis.
Baca Juga: Resep Soda Gembira, Minuman Segar Perpaduan Susu, Sirup, dan Soda
Selain itu, Guruku juga menyediakan berbagai perangkat pembelajaran untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan Kurikulum Merdeka.
Dalam hal ini termasuk Modul Ajar, Program Semester (Promes)/Program Tahunan (Prosem), Program Tahunan (Prota), Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), Capaian Pembelajaran (CP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
Salah satu contoh modul yang tersedia adalah Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka.
Baca Juga: Siapa Raja NBA? Ini 5 Tim dengan Gelar Juara Terbanyak Sepanjang Sejarah
Sosok Dwi Hartono Pendiri Guruku.com
Selain sebagai pebisnis, Dwi Hartono juga dikenal sebagai motivator dan kerap diundang menjadi pembicara.
Sebelum kasus ini mencuat, namanya cukup dikenal baik oleh publik lantaran ia memang kerap memamerkan kegiatan sosialnya di berbagai platform akun medsos miliknya.
Salah satu yang cukup ramai dikenang masyarakat adalah ketika ia tampil bersama pengacara kondang Hotman Paris dan menyatakan akan memberi beasiswa pendidikan kepada seorang korban rudapaksa di Lampung. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







