Sumsel

Beredar Hasil Autopsi Arya Daru Korban Pembunuhan, Kompolnas: Saya Juga Baca, Enggak Ada Itu

St Shofia Munawaroh | 23 Juli 2025, 16:48 WIB
Beredar Hasil Autopsi Arya Daru Korban Pembunuhan, Kompolnas: Saya Juga Baca, Enggak Ada Itu

AKURAT. CO SUMSEL - Belakangan beredar unggahan dokumen yang disebut hasil autopsi milik Arya Daru Pangayunan.

Dokumen tersebut diunggah oleh akun Instagram @nationalsecurity.id.

Akun tersebut mempublikasikan sebuah unggahan yang mengklaim berasal dari “Divisi Forensik NSA”, menyebut kematian Arya bukan disebabkan bunuh diri.

Baca Juga: Kasat Lantas Polrestabes Palembang Tanggapi Aksi Mahasiswa Ngamuk Saat Ditilang

Dalam unggahan itu disebutkan pula paparan terkait hasil autopsi yang diklaim milik Daru.

Salah satunya temuan tentang luka memar pada tubuh korban serta tanda menyerupai simbol di bagian perut kiri bawah yang disebut belum berhasil diidentifikasi.

Selain itu, unggahan tersebut juga menyebut Daru menjadi korban pembunuhan terselubung (targeted silent assassination) oleh pelaku yang diduga merupakan aktor profesional dengan metode pembungkus atau non-destructive killing.

Baca Juga: Mahasiswa Ngamuk Saat Ditilang Operasi Patuh Musi 2025 di Palembang, Tak Pakai Helm dan Tak Bawa Surat Kendaraan

"NSA RI menyimpulkan bahwa terdapat pemilihan fakta secara sepihak dan pengaburan narasi demi menutup dugaan pembunuhan," tulis NSA mengikuti unggahannya.

Tanggapan Kompolnas

Sementara itu, pihak Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) membantah informasi tersebut.

Baca Juga: Hotspot di Sumsel Tembus 898 Titik pada Juli 2025

Pihaknya menegaskan jika sampai saat ini belum ada hasil resmi autopsi atas kematian Arya Daru Pangayunan.

"Sampai detik ini belum ada hasil autopsi. Jadi kalau ada yang bilang berdasarkan autopsi begini-begitu, saya juga baca, enggak ada itu," kata Komisioner Kompolnas, Choirul Anam saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025). 

Baca Juga: DPR RI Desak Mabes Polri Usut Tuntas Kasus TPPO Berkedok Adopsi, Soroti Dugaan Jaringan Internasional

Anam mengungkapkan bahwa penyelidikan tidak hanya difokuskan di satu lokasi kamar indekos korban saja.

Akan tetapi juga di beberapa titik lainnya.

Termasuk jejak digital serta kesaksian sejumlah pihak juga telah dikumpulkan oleh tim penyelidik secara menyeluruh.

Baca Juga: Harga Emas Naik Lagi Hari Ini Rabu 23 Juli 2025, Lebih dari Rp10,5 Juta per Suku

Misteri Kematian Arya Daru Pangayunan

Sejak awal mencuat ke publik, kasus kematian Diplomat Muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan telah menyita perhatian publik.

Ia ditemukan tewas pada 8 Juli 2025 di kamar kosnya Gondangdia, Menteng Jakarta Pusat dalam kondisi kepala terlilit lakban.

Baca Juga: Daftar Negara yang Lolos Semifinal Piala AFF 2025, Lengkap dengan Jadwal Pertandingannya

Berbagai spekulasi dan analisis pun muncul dari berbagai kalangan, termasuk kriminolog.

Ada yang menyebut kasus kematian Daru murni bunuh diri karena tidak ditemukan tanda kekerasan dan barang yang hilang.

Namun, ada pula kriminolog yang menyebut Daru dibunuh karena bunuh diri menggunakan lakban dianggap tak lazim.

Baca Juga: Kualitas Udara Palembang Sedang, NO₂ Jadi Polutan Utama

Sementara itu, pihak kepolisian sempat mengatakan hasil autopsi akan keluar dalam sepekan sejak jasad Daru ditemukan.

Namun hingga kini, hasil autopsi belum juga keluar. (*) 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.