Usai Antar Nenek, Remaja Palembang Hilang Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

AKURAT.CO SUMSEL Keluarga besar M. Herlambang (15), seorang remaja Palembang, kini tengah dilanda kecemasan. Sejak Kamis (26/9/2024), Herlambang dinyatakan hilang setelah terakhir kali terlihat mengantarkan neneknya pulang.
Ulan, kakak perempuan Herlambang mengatakan sebelum hilang, Herlambang sempat mengantar nenek mereka pulang dari rumah mereka di kawasan Citraland ke daerah Keramasan sekitar pukul 11.30 WIB.
Namun, setelah mengantarkan sang nenek, Herlambang tidak kunjung kembali ke rumah hingga sore harinya.
"Sekitar jam setengah dua belas siang, adik saya sempat pamit untuk mengantar nenek pulang, tapi sampai sore tidak juga kembali," ujar Ulan dengan nada penuh kekhawatiran.
Wulan menceritakan bahwa setelah mengantar nenek mereka di Jalan Putri Dayang Rindu, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, adiknya tidak kembali ke rumah. Setelah mencari informasi, mereka mendengar kabar bahwa sang adik sempat menjadi korban pengeroyokan.
"Saat kami mencari kemarin, kami mendapat info bahwa adik saya (Lambang) dikeroyok. Diduga pelakunya anak-anak SMA," kata Wulan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, sekitar 20 siswa terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Wulan menambahkan bahwa anak-anak tersebut masih mengenakan seragam sekolah.
"Iya, infonya sekitar 20 lawan 1 (Lambang). Anak-anak SMA kelas 12 yang masih memakai seragam," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu siswa sempat bertanya kepada seorang pria yang sedang berolahraga di sekitar lokasi kejadian. Menurut pria tersebut, para pelaku bertanya apakah Lambang merupakan kerabatnya.
Baca Juga: Diduga Batalkan PPJB Secara Sepihak, Calon Pembeli Tanah di Palembang Tuntut Denda Rp 5 Miliar
"Mereka sempat bertanya kepada mas-mas yang sedang jogging, 'Lambang ini keluarga atau teman mas?' Setelah dijawab 'bukan', mereka berkata, 'Ayo kita keroyok'," ungkap Wulan, menirukan kata-kata para terduga pelaku.
Setelah pengeroyokan, lanjutnya, motor yang digunakan Lambang dibawa kabur oleh para pelaku. Namun, Lambang yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara itu ditinggalkan, dan jejaknya menghilang.
"Kabarnya adik saya ditinggalkan, sementara motornya dibawa kabur. Sampai sekarang tidak ada kabar tentang keberadaan Lambang. Saya takut adik saya disekap," ujarnya.
"Adik saya itu anaknya baik dan pendiam. Biasanya kalau mau keluar main atau ada urusan, pasti pamit. Tapi kemarin dia belum pulang sampai sekarang, jadi kami sekeluarga sangat cemas," tambah Ulan.
Merasa kehilangan kontak lebih dari 24 jam, keluarga Herlambang akhirnya memutuskan untuk melapor ke pihak kepolisian. Pada Jumat (27/9/2024), Ulan bersama anggota keluarga lain mendatangi Polrestabes Palembang dan melaporkan secara resmi bahwa adiknya telah hilang.
Dalam laporannya, Ulan juga menyebut bahwa Herlambang terakhir kali terlihat mengendarai sepeda motor Yamaha Genio berwarna hitam dengan plat nomor BG 3114 ABD.
Masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Herlambang diimbau untuk segera menghubungi pihak keluarga di nomor 082184115430 (Ulan).
Kini, pihak kepolisian Polrestabes Palembang sedang melakukan penyelidikan untuk membantu menemukan Herlambang. Keluarga berharap agar Herlambang segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Kepala SPKT Polrestabes Palembang Kompol Padli membenarkan adanya laporan aduan hilang yang dilayangkan paman korban atas nama Ibnu Kayung. Dia menyebut, pihaknya telah meneruskan laporan tersebut ke Satreskrim Polrestabes Palembang.
"Benar, ada laporan orang hilang atas nama MH. Sudah kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti," ujarnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









