Kronologi Penemuan Jenazah Selebgram Lula Lahfah hingga Riwayat Penyakit yang Dimiliki

AKURAT. CO SUMSEL - Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air.
Influencer sekaligus Selebgram Lula Lahfah dikabarkan meninggal dunia di usia 26 tahun pada Jumat (23/1/2026).
Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh sang ART di dalam kamar apartemennya di kawasan Jakarta Selatan.
Baca Juga: 5 Cara Menjaga Baterai HP Tetap Awet, Pengguna Wajib Tahu
Kronologi Penemuan Jenazah Lula Lahfah
Berdasarkan keterangan Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, penemuan jenazah Lula bermula dari kecurigaan saksi, yakni ART Lula lantaran pintu kamar dalam terkunci.
Kecurigaan saksi semakin menguat mengingat Lula sempat berobat pada malam sebelumnya.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Menguat Lagi di Akhir Pekan Jadi Rp16,1 Juta per Suku
Saksi kemudian meminta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu apartemen.
Setelah pintu berhasil dibuka, saksi dan petugas mendapati Lula dalam kondisi terlentang di atas kasur dan tak bernyawa.
Lula kemudian dilarikan ke RS Fatmawati untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Pelecehan Seksual Dominasi Kasus Kekerasan di Sumsel Sepanjang 2025
Riwayat Penyakit
Sebelum meninggal, Lula sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama satu minggu.
Lula juga sempat mengungkap riwayat penyakit yang dia miliki melalui unggahan video di TikTok pada 2 Januari 2026.
Baca Juga: 5 Film Dian Sastrowardoyo yang Enak Ditonton Saat Akhir Pekan
Di kolom komentar unggahan tersebut, ada warganet yang menanyakan sakit yang tengah dialami Lula.
Ia pun menjawab bahwa tengah mengalami lebih dari satu kondisi penyakit.
Mulai dari infeksi saluran kemih (ISK) hingga GERD.
Baca Juga: Terkait Kasus Kuota Haji, KPK Sebut Pemanggilan Jokowi Tergantung Kebutuhan Penyidik
"Borongan, ISK, usus bengkak radang, batu ginjal, GERD," tulis Lula pada tanggal 2 Januari 2026.
Sementara itu, terkait riwayat penyakit ISK juga pernah diungkapkan Lula melalui unggahan story Instagramnya.
Lula mengatakan, ia pernah mengalami meriang sebadan, sendi ngilu dan demam tinggi. Setelah melakukan pemeriksaan ditemukan ada infeksi bakteri di urine.
Baca Juga: Awal Puasa Muhammadiyah, NU dan Pemerintah Beda Lagi Tahun Ini, Berikut Rincian Jadwalnya
Dalam unggahan tersebut, Lula juga menjelaskan penyebabnya terkena ISK karena ia kurang minum air putih.
Infeksi Saluran Kemih (ISK) terjadi ketika mikroorganisme, terutama bakteri, masuk ke saluran kemih dan berkembang biak di sana.
Pada kondisi normal, tubuh memiliki mekanisme alami untuk mengeluarkan bakteri melalui aliran urine.
Namun, ketika pertahanan ini melemah atau bakteri berhasil menembusnya, infeksi pun bisa terjadi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








