Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara di Palembang Berada di Level Berbahaya!

AKURAT.CO SUMSEL Kabut asap di kota Palembang sore ini, Selasa (17/10/2023) sangat tebal. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Palembang berada di level berbahaya.
Saat ini angka ISPU mencapai 359 mikrogram per meter kubik partikulat matter 2,5.
Dari hasil pantauan penulis di beberapa tempat seperti di kawasan Jakabaring, Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak (BKB) diselimuti kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Masih banyak nya masyarakat yang kurang peduli akan kesehatan yang mana mereka saat beraktifitas tidak menggunakan masker.
Salah satu masyarkat Palembang, Andini mengatakan kabut asap sore ini sangat pekat dan walaupun sudah memakai masker masih saja sesak.
"Sesak sekali napas walau sudah pakai masker, mata juga perih ini jarak pandang juga sudah menipis," ujarnya saat diwawancarai.
Sementara itu, Kasi Pengendalian Pencemaran DLHP Provinsi Sumsel, Rezawahya mengungkapkan kebakaran hutan dan lahan di OKI dan Banyuasin memperburuk kondisi ISPU di Palembang. Jadi, masyarakat asap mulai mengganggu dari pagi hingga sore.
"Untuk mencegah terpapar kabut asap karhutla, gunakan masker saat keluar rumah dan perbanyak konsumsi air putih," ungkapnya.
Baca Juga: TMC di Sumsel Diperpanjang Lagi, BPBD Terus Siaga Sampai Karhutla Terkendali
Perlu diketahui, saat ini titik api terpantau di 5 wilayah Sumsel dengan jumlah 1.044 titik api.
yang tersebar di Ogan Komering Ilir (OKI) dengan 599 titik, Banyuasin 127 titik api, Musi Banyuasin (Muba) 77 titik api dan Musi Rawas Utara (Muratara) 57 titik api serta Ogan Ilir (OI) 31 titik api.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








