Tiga Helikopter Water Bombing Dikerahkan, Karhutla di Tulung Selapan OKI Belum Berhasil Dipadamkan

AKURAT.CO SUMSEL Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, terus diintensifkan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mengerahkan tiga helikopter water bombing untuk mengendalikan api yang hingga kini masih menyala.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan operasi udara kembali dilaksanakan pada Jumat (7/8/2026) sebagai lanjutan pemadaman yang telah dimulai sejak kebakaran terjadi pada Rabu (5/8/2026).
"Sebanyak tiga helikopter diterjunkan ke lokasi dan telah melakukan 128 kali water bombing. Hingga saat ini api masih belum padam dan di beberapa titik masih terlihat kepulan asap," ujar Sudirman.
Baca Juga: Jaga Keluarga yang Dirawat, Buruh Harian Kehilangan Motor di Parkiran RSUD Bari Palembang
Menurutnya, Tulung Selapan menjadi prioritas penanganan karena kebakaran menghasilkan asap yang cukup pekat dan berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.
Dari total lima helikopter yang dimiliki untuk mendukung operasi pemadaman, tiga unit difokuskan di wilayah tersebut. Sementara dua helikopter lainnya belum dapat dioperasikan karena masih menjalani perawatan.
Sejak hari pertama kebakaran, tim gabungan telah berupaya memadamkan api melalui jalur udara. Pada operasi awal, dua helikopter melakukan 82 kali pengeboman air. Namun kondisi lahan yang terbakar membuat api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
BPBD memperkirakan luas area yang terdampak kebakaran di Tulung Selapan kini telah mencapai sekitar 8 hingga 10 hektare.
Untuk memastikan perkembangan di lapangan, tim akan kembali melakukan patroli udara sebelum menentukan strategi lanjutan pemadaman.
"Pemantauan terus dilakukan agar penanganan lebih efektif. Tim gabungan akan mengoptimalkan seluruh upaya yang ada untuk mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain," kata Sudirman.
BPBD Sumsel juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam operasi penanggulangan karhutla, mengingat puncak musim kemarau masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah daerah rawan di Sumatera Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 6Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 7Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 8Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








